Kalimantan Timur
Kaltim Masih Kekurangan Tenaga Penyuluh Perikanan

SAMARINDA – Kalimantan Timur masih kekurangan tenaga penyuluh yang merupakan ujung tombak pelaksanaan berbagai program pembangunan pertanian dalam arti luas di daerah ini.

Sebagaimana yang terjadi pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, dimana saat ini  baru ada 30 tenaga penyuluh, kalau dibanding dengan jumlah kecamatan dan desa binaan tentu belum sesuai diharapan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim Nursigit mengakui,   masih kekurangan tenaga penyuluh dan itu pastilah tidak cukup. "Kedepan kita akan terus berusaha bagaimana tenaga penyuluh untuk sektor perikanan bisa mencukupi melalui koordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Provinsi Kaltim dan kabupaten/kota untuk  mengatasi," kata Nursigit.

Tentunya akan didahuli dengan perhitungan ratio kebutuhan tenaga penyuluh,  apakah nantinya  satu desa satu tenaga penyuluh atau  satu penyuluh menangani beberapa kawasan, sehingga keberadaan penyuluh sesuai dengan harapan.

Tenaga penyuluh  sangat penting untuk pembinaan di lapangan, khususnya dalam sosialisasi serta pelatihan budidaya  komoditas  unggulan di sektor   perikanan berjalan sesuai harapan.

"Memenuhi kebutuhan tersebut, kabupaten/kota juga  harus melakukan  perekrutan tenaga penyuluh  pada masing-masing daerah dalam pelayanan penyuluh kepada petani dan nelayan budidaya ikan bisa sampai hingga ke desa," kata Nursigit.(mar/sul/es/hmsprov)

Berita Terkait