Kaltim Peringkat 10 di POPNAS ke 14

Rusmadi ketika nelepas atlet pelajar Kaltim ke POPNAS Jateng. (jaya/humasprov kaltim)

 

SAMARINDA - Atlet pelajar Kaltim gagal meraih prestasi tertinggi pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke-14 di Semarang, Jawa Tengah. Selain tidak turun dengan kekuatan penuh, cabor yang diikuti pun sedikit. Alhasil, kontingen Kaltim yang didominasi atlet pelajar SKOI dan PPLP hanya mampu meraih peringkat 10 dengan koleksi 28 medali, terdiri dari tujuh emas, tiga perak dan 18 perunggu.

 

Kontingen Kaltim berada di bawah DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Banten, Lampung, Riau, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Jawa Barat. "Meski demikian, tentu ini akan menjadi perhatian kami untuk terus semangat membina atlet-atlet muda kita. Sehingga pada saatnya nanti, yaitu di PON XX di Papua mampu memberikan yang terbaik bagi daerah," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Fachruddin Djaprie di Samarinda, Minggu (24/9).

 

Fachruddin mengatakan, dari 114 atlet yang diturunkan Kaltim hanya mampu mengoleksi 28 medali. Setidaknya dari hasil ini, menjadi evaluasi Pemprov Kaltim melalui SKOI dan PPLP Kaltim serta KONI Kaltim untuk terus membina atlet muda. Pemprov Kaltim yakin atlet pelajar yang ada saat ini ke depan mampu bersaing dan meraih prestasi di PON Papua. Karena, persiapan sudah mulai dilakukan sekarang. "Hasil Popnas menjadi evaluasi kita bersama. Selanjutnya kita akan bersiap menghadapi PON Papua dan ada juga ASEAN Games 2018. Di mana ada beberapa anak SKOI dan PPLP yang masuk. Karena itu, hasil ini menjadi evaluasi bersama," jelasnya.

 

Sementara Kepala UPTD SKOI Kaltim Agustianur mengatakan, urutan tersebut tidak mencerminkan prestasi sesungguhnya. Karena Kaltim termasuk yang sedikit mengirim peserta dibandingkan provinsi lain.  "Jumlah peserta dan jumlah cabor dan nomor tanding yang diikuti cukup banyak, sehingga peluang memperoleh medali semakin besar, jika peserta yang diturunkan juga banyak. Tetapi kami tetap bangga. Meski tidak full team, Kaltim mampu meraih 10 besar dan peringkat pertama di wilayah Kalimantan," jelasnya. Popnas Semarang, Jateng dilaksanakan sejak 10-21 September 2017. (jay/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation