Kaltim Perkuat KIMBun Sebagai Program Pro Rakyat

SAMARINDA -  Pengembangan Kawasan Industri Masyarakat Perkebunan (KIMBun) melalui program perluasan perkebunan rakyat dengan komoditi kelapa sawit, karet, kakao dan kelapa dalam pada sentra pengembangan merupakan program utama atau pro rakyat.
“Dinas Perkebunan Kaltim terus melakukan optimalisasi kegiatan pro kerakyatan melalui kegiatan Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Swadaya,” kata Kepala Disbun Kaltim Etnawati didampingi Kepala Bidang Pengembangan Bambang F Fallah.
Menurut dia, pengembangan KIMBun melalui pola PIR Swadaya sebagai bagian dari pembangunan  perkebunan Kaltim.  Kegiatan ini memberikan dampak  tumbuhnya ekonomi kerakyatan, peningkatan fungsi lahan, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani.
Program ini hendaknya dilaksanakan secara menyeluruh baik aspek teknis, sosial, ekonomis dan lingkungan. Dimulai dari penentuan calon petani dan calon lokasi penyiapan lahan, penyiapan bahan tanaman termasuk pengembangan insfrastruktur baik jalan dan jembatan di kawasan itu.
Selain itu, sub sektor perkebunan merupakan program andalan yang dapat meningkatkan perekonomian daerah dan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, berbasis pada agribisnis dengan melibatkan SDM yang produktif  diantaranya tenaga penyuluh.
Sehingga, Disbun perlu melakukan fasilitasi terhadap kegiatan penyuluh perkebunan melalui pertemuan Penyusunan Program Penyuluhan Perkebunan 2013 yang diikuti para penyuluh di subsektor perkebunan.
Sebab, dinas/instansi teknis di daerah bersama para penyuluh harus mampu membuat perencanaan yang disusun bersama agar lebih transparan, akuntabel, obyektif, sistematis dan tertulis sebagai acuan sehubungan dengan pelaksanaan penyuluhan di lapangan.
“Penyuluh selaku tenaga pendampingan di lapangan harus mampu memotivasi petani agar mampu melakukan kegiatan pertaniannya secara baik dan benar, sehingga akan berimbas pada peningkatan produktivitas hasil pertanian mereka,” ungkapnya. (yans/hmsprov).

///Foto : Pengembangan budidaya perkebunan sawit di Kaltim selain untuk perusahaan perkebunan besar juga diarahkan pada penguatan perkebunan rakyat melalui program Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Swadaya. Program ini juga diarahkan untuk budidaya perkebunan lainnya.(dok/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation