Kaltim Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Lahan

Nursigit

SAMARINDA - Sebagai daerah yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah ruah, selama kepemimpinan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, terus berupaya bagaimana memperkuat mitigasi perubahan iklim di daerah ini dengan berbasis lahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim Nursigit mengatakan bagaimana memperkuat mitigasi perubahan iklim tersebut, yaitu pemerintah sudah melakukan pembentukan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) disertai dengan penguatan kelembagaan, dukungan kebijakan, peningkatan kapasitas pengelola, percepatan penyusunan Rencana Pengelolaan KPH, serta dukungan pendanaan bagi operasional KPH yang optimal.

Kemudian, penguatan kelembagaan kelompok muda dalam mendukung upaya pemulihan kawasan melalui pembentukan dan penguatan Kelompok Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda yang mendukung upaya perlindungan dan pemulihan kawasan hutan, pengembangan kurikulum dan program sekolah hijau atau Adiwiyata, serta dukungan program dan kegiatan kelompok muda.

"Bukan hanya itu, penguatan kelembagaan desa mulai Pemerintah Desa, Badan Perwakilan Desa, Badan Usaha Milik Desa di dalam mendukung perlindungan dan pemulihan kawasan hutan dan gambut melalui perencanaan pembangunan desa hijau dan penataan ruang desa yang berperspektif perubahan iklim atau Program Kampung Iklim," kata Nursigit di Samarinda, Senin (3/9).

Selain itu, Pemprov Kaltim juga melakukan identifikasi, verifikasi dan validasi, serta penetapan masyarakat hukum adat, beserta kawasan kelola adatnya, berdasarkan Perda Kaltim Nomor 1/2015 tentang Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Kaltim, di mana pemerintah memiliki kewenangan penetapan tanah wilayah, berdasarkan wilayah kewenangannya, serta melakukan peningkatan kapasitas masyarakat hukum adat, kearifan lokal dan pengetahuan tradisional.

"Bahkan pemerintah daerah telah melakukan percepatan penetapan atau pengukuhan kawasan hutan. Terbukti, hingga tahun 2014 telah dilakukan penetapan kawasan hutan di Kaltim sebanyak 45 unit kawasan hutan. Kami yakin, melalui dukungan mitigasi perubahan iklim yang dilakukan pemerintah daerah dengan berbasis lahan mampu mewujudkan kondisi lingkungan Kaltim yang semakin baik di masa akan datang," jelasnya. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait