Kaltim Perlu Penambahan Tenaga Bidan

SAMARINDA - Meskipun jumlah tenaga bidan sudah mulai bertambah, namun perlu terus ada penambahan untuk memenuhi tuntutan masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Sementara itu, untuk mengatasi keterbatasan tenaga medis, Pemerintah Provinsi Kaltim juga memberikan paket bantuan beasiswa bagi mahasiswa kedokteran, keperawatan dan kebidanan untuk mau ditempatkan di daerah.

 “Saya harap semua siap melaksanakan pengabdian, tugas dan tanggung jawab dengan baik di lapangan pekerjaan dan di dalam masyarakat terutama dalam upaya-upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Rini Retno Sukesi pada Wisuda Akbid Mutiara Mahakam di Samarinda, Kamis (17/9)

Turut hadir dalam wisuda dan angkat sumpah ahli madya Akbid Mutiara Mahakam Samarinda, Ketua Koordinator perguruan Tinggi Swasta Wilayah XI,.Idiannor Mahyudin, Ketua Yayasan AKBID Mutiara Mahakam Haeruddin.

Kadis Kesehatan menjelaskan, peningkatan kesehatan ibu dan anak akan terus ditingkatkan. Salah satu upaya pemerintah dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah penyediaan fasilitas kesehatan. Terutama Puskesmas dan Puskesmas Pembantu serta Puskesmas Keliling. Ketiga fasilitas kesehatan tersebut mampu  menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah terpencil.

Direktur Akbid Mutira Mahakam, Haksan Darwangsa menyebutkan 84 wisudawati merupakan mahasiswi Akademi Kebidanan Mutiara Mahakam Tahun Akademik 2014-2015.

“Kami telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kesehatan masyarakat Kaltim melalui ketersediaan tenaga kesehatan khusunya kebidanan dari Akbid Mutiara Mahakam Samarinda,” ujar Direktur Akbid Mutiara Mahakam Samarinda Haksan Darwangsa. (sno/adv)

//Foto: Rini Retno Sukesi menyerahkan cendramata kepada perwakilan wisudawati (seno/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait
Government Public Relation