Kaltim Rekrut Kader KP2KW

SAMARINDA - Setelah melalui proses verifikasi berkas, Jumat pekan lalu, Rabu (27/3) kemarin dilakukan tes wawancara (interview) kepada para calon  Kader Pendamping Produktifitas dan Kewirausahaan (KP2KW) Kaltim 2013.
Tes dilaksanakan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim untuk para calon kader pendamping yang berasal dari Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
“Penyiapan kader pendamping produktifitas dan kewirausahaan di tengah-tengah masyarakat merupakan langkah strategis yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi kualitas maupun  jumlah. Hal ini sangat potensial untuk menciptakan lapangan kerja baru, menekan angka pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan,”  kata Kepala Disnakertrans Kaltim,  H Ichwansyah didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengembangan Produktifitas Daerah (UPTD-PPD) Disnakertrans Kaltim, Hj Hetty, Rabu kemarin.
Ichwansyah mengaku sangat senang  karena program pro rakyat ini mendapat sambutan baik dari masyarakat, khususnya para generasi muda. Ini menandakan, bahwa minat generasi muda untuk lebih mengenal produktifitas dan strategi-strategi berwirausaha  cukup besar.
Seleksi kemarin diikuti 56 peserta dari Samarinda dan 6 peserta dari Kutai Kartanegara. Ichwansyah berharap agar generasi muda terus membangun semangat dan kepercayaan diri untuk menggeluti dunia kewirausahaan saat terpilih menjadi kader pendamping.
Bagi mereka  yang tidak terpilih, Ichwansyah mengingatkan agar mereka tidak berkecil hati, sebab Pemprov Kaltim akan terus melakukan pembinaan kepada mereka melalui pelatihan dan bimbingan kewirausahaan.
Seleksi wawancara dilakukan oleh tim seleksi yang terdiri dari wakil Ikatan Pemberdayaan Pedagang Kecil Indonesia (IPPKINDO) Kaltim, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda dan Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) Samarinda. Tim seleksi memastikan proses seleksi dilakukan fair berdasarkan potensi, bakat, kemauan dan kemampuan peserta.
“Program ini sangat baik, sebab itu para calon terbaiklah yang akan kami pilih. Proses seleksi akan dilakukan secara fair tanpa pesanan atau faktor negatif lainnya,” kata Norhasanah, tim seleksi dari IPPKINDO Kaltim.
Norhasanah menjelaskan, para calon kader pendamping yang akan menjadi  KP2KW harus memiliki kemampuan lebih baik dari para wirausahawan yang akan mereka didampingi. Sebab itu, mereka perlu mendapat pelatihan memadai usai diumumkan sebagai kader pendamping terpilih nantinya.
“Kader pendamping harus memiliki kemampuan lebih baik dari wirausahawan yang mereka damping.  Karena itu, kami harus benar-benar memilih kader pendamping terbaik,” tegas Norhasanah.             
Para kader pendamping produktifitas dan kewirausahaan ini akan menjadi tenaga-tenaga terdidik berjiwa sukarela yang akan mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat dengan kemampuan  sebagai motor penggerak peningkatan produktifitas dan kewirausahaan bagi masyarakat.
Mereka akan menjadi petugas lapangan dengan  kompetensi bidang produktifitas dan kewirausahaan.  Saat melaksanakan tugas pendampingan, Pemprov akan menyiapkan honorarium yang layak kepada para kader pendamping ini. Tes berikutnya akan dilakukan untuk peserta dari  Balikpapan dan Bontang,  1 April mendatang. Sementara pengumuman peserta terpilih akan dilakukan pada 4 April. (sul/hmsprov).

////Foto : H Ichwansyah
 

Berita Terkait
Government Public Relation