Kaltim Siap Cetak Pelatih Narasumber Kurikulum

SAMARINDA-Kaltim siap mencetak para pelatih  penyusun kurikulum 2013 di daerah. Tim penyusun kurikulum dimasing-masing daerah akan mengikuti pelatihan bersama narasumber pusat, sehingga selanjutnya, mereka diharapkan mampu menjadi narasumber berkualitas di daerah.  
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim Hj Dayang Budiati mengatakan pelatihan itu dilakukan, karena Kaltim tidak ingin menunggu pelatihan dari pusat, sehingga daerah memiliki narasumber tersendiri yang berkualitas seperti narasumber yang dimiliki Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“Jika Kaltim bisa menyertakan perwakilan narasumber pada pelatihan di tingkat pusat, yang digelar 11-17 September ini di Jakarta, maka kami berharap mereka bisa segera memberikan pelatihan di daerah,” kata Dayang Budiati, Minggu (1/9).  
Dayang berharap, setelah dilakukan pelatihan ini, narasumber di kabupaten/kota bisa melatih para guru kelas, terutama bagi guru kelas 1, 4, 7, dan kelas 10 yang melaksanakan kurikulum 2013.
Menurut dia, hal itu dilakukan karena ketika kurikulum baru atau kurikulum 2013 diterapkan pada Juli 2013, maka Kaltim sudah siap. Apalagi penerapan kurikulum 2013 dirangkai dengan peluncuran buku pegangan guru dan murid yang akan digunakan dalam kurikulum baru.
“Melalui pelatihan yang telah diikuti, kami berharap guru-guru bisa melaksanakan kurikulum 2013 di masing-masing daerah. Harapannya, kualitas pendidikan di daerah juga lebih baik,” jelasnya.
Agar penerapan kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik dan sukses di masing-masing sekolah, maka sosialisasi dan koordinasi perlu terus dilakukan Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan Kaltim.  
Karena itu, adanya buku paket sebagai panduan untuk guru dan siswa sangat diperlukan, apalagi ilmu pengetahun yang diajarkan tidak berubah, sehingga kualitas pengetahuan siswa akan lebih baik ke depan.
“Peserta yang mengikuti pelatihan ini kurang lebih 200 orang, yang tergabung dari guru dan Kepala Sekolah (Kepsek) di kabupaten dan kota yang telah ditunjuk Disdik masing-masing daerah,” jelasnya. (jay/hmsprov)
 

Berita Terkait