Kaltim Siap Jadi Tuan Rumah Hari Otda XI 2017


KULONPROGO - Sesuai amanah Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam memotivasi pemerintah daerah mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan mampu menyejahterakan rakyat melalui otonomi daerah. Puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) setiap tahun dilaksanakan di daerah, bukan lagi di istana negara.
Tahun ini dimulai dari Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Kulonprogo. Setelah Yogyakarta, Kaltim juga menegaskan kesiapan untuk menjadi tuan rumah atau penyelenggara Puncak Hari Otda XI 2017.
“Direktur Jenderal (Dirjen) Otda Kemendagri Sumasono menyatakan siap menerima usulan Kaltim. Hanya saja, usulan tersebut akan disampaikan terlebih dulu kepada Mendagri untuk dipertimbangkan apakah diterima atau tidak,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai menghadiri dan menerima penghargaan EKPPD terbaik 2014 di Alunalun Wates Kulonprogo, Yogyakarta, Senin malam (25/4).
Kaltim siap menjadi penyelenggara karena telah membuktikan penyelenggaraan otonomi daerah di Bumi Etam berjalan baik. Kondusifitas daerah semakin baik dan penyelenggaraan pemerintahan daerah di beberapa daerah otonom di Kaltim juga sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Penerapan Otda di Kaltim mampu mempercepat pembangunan daerah di wilayah terpencil dan pedesaan. Terbukti, interkoneksi dan pelayanan pemerintahan berjalan cepat, seiring dengan terbangunnya sarana infrastruktur dasar di wilayah yang menjadi daerah otonom.
“Ada beberapa daerah otonom baru di Kaltim yang berhasil, yakni Kutai Timur, Penajam Paser Utara dan Mahakam Ulu serta Provinsi Kaltara. Bahkan Mahakam Ulu yang dulunya tidak tersambung komunikasi telekomunikasi melalui telepon seluler sekarang sudah bisa terkoneksi. Karena itu, wajar Kaltim mengusulkan diri menjadi penyelenggara Hari Otda tahun depan,” yakin Awang.   
Awang mengungkapkan tujuan usul penyelenggaraan Hari Otda dipusatkan Kaltim tahun depan adalah agar pemerintah pusat juga dapat mengetahui perkembangan dan kemajuan yang dicapai Kaltim dengan penerapan otonomi daerah. Diharapkan sinergi dan komunikasi yang lebih erat antara pemerintah pusat dan daerah ke depan bisa diwujudkan lebih baik lagi. (jay/sul/es/humasprov

Berita Terkait