Kaltim Siap Mewujudkan Geopark Global

Diskusi Lesson Learned Pengelolaan Ekosistem Karst (inni/humasprovkaltim)

BANTUL - Diskusi Lesson Learned Pengelolaan Ekosistem Karst menjadi topik utama rombongan Kaltim yang melakukan studi Karst di Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Provinsi Yogyakarta, Kamis 26 September 2019. 

Di saat membuka diskusi, Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata mengatakan tujuan kunjungan dan diskusi terkait Kawasan Bentang Alam Karts Sangkulirang - Mangkaliat yang akan dikembangksn sebagai Geopark. 

"Untuk itulah kami perlu belajar dalam pengembangan, pengelolaan dan tatacara pengusulan Geopark. Adapun FGD sudah dilaksanakan di daerah. Baik di Kabupaten Kutai Timur maupun Berau," ujarnya

Rombongan diterima Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, yang juga Sekretaris Geopark Gunung Sewu dan Sekretaris Jaringan Geopark Indonesia, Harry Sukmono.

Harry menceritakan secara runut  sejarah diraihnya Gunung Sewu Unesco Global Geopark yang dimulai sejak tahun 2010. Dia menyebut proses yang tidak mudah dan sempat mengalami penolakan. Hingga akhirnya diminta untuk melengkapinya dengan berbagai rekomendasi.

Harry menambahkan kiat-kiat bagaimana persyaratan yang cukup rumit dapat dipenuhi oleh Geopark Gunung Sewu. Sehingga pada 19 September 2015 ditetapkan sebagai Geopark Global.

Giat hari ini ditutup dengan kunjungan ke geo site Kali Suci yang masyarakatnya terlibat secara aktif dalam pengelolaan pariwisata. Dimana retribusi daerah yang dipungut sebagian dikembalikan ke desa dan kas daerah

Diskusi dihadiri Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim, Biro Infraktruktur dan Biro Humas, Dinas Lingkungan Hidup, Balai Pelestarian Cagar Budaya dan TNC serta Staf Ahli ESDM bidang Hukum.(inni/yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait