Kaltim Siap Sambut MEA 2015

Gubernur: Tingkatkan Daya Saing dan Cetak SDM Berkualitas
 
SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan Pemprov Kaltim terus melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat tanpa mengesampingkan persoalan lingkungan sesuai  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) tahunan.
Pembangunan di Kaltim dilaksanakan melalui empat jalur strategi yaitu, pertumbuhan (pro growth), kesempatan kerja (pro job), pengentasan kemiskinan (pro poor) dan pelestarian lingkungan hidup (pro environment).
Menyongsong MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015, Gubernur menilai tantangan yang harus dihadapi bersama adalah meningkatkan pemahaman publik di,kalangan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat tentang manfaat dan peluang yang dapat diperoleh dengan pelaksanaan MEA 2015.
“Pembentukan MEA dapat memberikan peluang bagi Kaltim dengan terbukanya pasar baru bagi barang, jasa, investasi, pekerja terampil dan arus modal di kawasan ASEAN. Pemerintah dan masyarakat Kaltim harus bekerja keras untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat pertahanan nasioanl agar dapat bersaing,” ujar Gubernur di Samarinda belum lama ini.
Diungkapkan, berdasarkan hasil studi National University of Singapore (NUS), Lee Kuan Yew Asia Competitiveness Institute, tentang Analisis Kompetitif dan Strategi Pengembangan di 33 provinsi di Indonesia, Kaltim menduduki peringkat ketiga dalam Competitiveness Indonesia Province setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur.
Sedangkan untuk Financial Business and Man Power, Kaltim berada di posisi kedua setelah DKI Jakarta. Hasil membanggakan lainnya, untuk Macro Economy Stability, Kaltim di posisi keempat setelah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat, serta berada di posisi keempat untuk Quality of Life and Infrastructure Development setelah DKI Jakarta, DI Yogyakarta dan Riau.
“Kita akan terus berusaha meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Dan yang terpenting, Kaltim akan terus berusaha menciptakan dan mencetak sumber daya manusia (SDM) yang andal dan berkualitas, sehingga mampu bersaing dengan SDM dari negara-negara ASEAN lainnya pada masa MEA,” katanya.
Selain itu, untuk RPJMD tahap ketiga 2014-2018, gubernur mengatakan ada 10 prioritas pembangunan Kaltim untuk lima tahun ke depan, yakni pembangunan infrastruktur (jalan, pelabuhan laut, pelabuhan udara, lisrik, air minum, telekomunikasi, irigasi dan jalan usaha tani untuk pertanian).
Selanjutnya, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan ketahanan pangan, pemenuhan kebutuhan energi, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Peningkatan kualitas pendidikan yang merata dan berkeadilan, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kemudian, peningkatan daya saing/iklim investasi/iklim usaha, kerusakan lingkungan dan pengelolaan bencana, serta pembangunan daerah tertinggal, terpencil dan perbatasan. Sedangkan prioritas lainnya adalah di bidang politik, hukum dan keamanan, bidang perekonomian dan bidang kesejahteraan rakyat. (her/hmsprov).

///Foto : Dr H Awang Faroek Ishak
 

Berita Terkait