Kaltim Siap Wujudkan 1.000 Wirausaha

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi, melalui  Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop - UMKM) Kaltim terus berupaya mewujudkan program Gerakan 1.000 Wirausaha untuk mendukung terciptanya entrepreneur  baru di daerah ini.
“Program pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat guna terciptanya wirausahawan baru merupakan program nasional sekaligus mengembangkan program Gubernur Awang Faroek,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Disperindagkop Kaltim,  H Erwinsyah usai membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kewirausahaan Bagi Wirausaha Baru se-Kaltim di Aula UPTD Pusat Pengembangan dan Promosi UMKM Samarinda, Senin (25/3).
Menurut dia, sesuai keinginan Gubernur Awang Faroek agar setiap tahun Kaltim mampu menciptakan pelaku wirausaha baru. Sebab, perkembangan usaha yang pesat menuntut lahirnya para pelaku ekonomi yang terdidik dan profesional.
Dengan  hadirnya wirausaha-wirausaha baru ini diharapkan  mampu meningkatkan perekonomian daerah. Selain, mampu terciptanya lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja yang lebih banyak.
Dijelaskan, berbagai program pembangunan yang telah diditetapkan dan dilaksanakan pemerintah daerah saat ini berimbas pada terbukanya peluang usaha bagi masyarakat. Baik pembangunan infrastruktur maupun pertanian dalam arti luas memerlukan peran pelaku usaha.
Karenanya, pemerintah harus melakukan intervensi khususnya dalam menciptakan  pelaku usaha andal dan profesional serta memiliki pola menajerial/pengelolaan kegiatan usaha yang lebih baik dan tersistem.
“Melalui peranan para wirausahawan ini diharapkan akan dapat mengentaskan kemiskinan serta mengurangi angka pengangguran. Karenanya,  program pendidikan dan pelatihan wirausaha baru ini perlu dilakukan guna menciptakan pelaku usaha yang andal dan profesional,” jelas Erwinsyah.
Sementara itu,  Ketua Panitia Diklat Kewirausahaan I Nyoman Tantre mengemukakan Diklat dilaksnakan guna mendorong tumbuhnya unit-unit usaha baru serta memotivasi pelaku UMKM agar berusaha mengembangkan usaha.
“Diklat kewirausahaan ini guna mendorong pelaku UMKM dalam mewujudkan usaha mandiri, berdaya saing dan menjadi lebih besar. Terutama tersedianya pelaku usaha yang berkualitas dan andal,” ujar I Nyoman Tantre.
Diklat dalam upaya penumbuhan wirausaha baru angkatan pertama yang dilaksanakan Disperindagkop UMKM Kaltim selama dua hari sejak 25-26 Maret dan diikuti 42 peserta dari 14 kabupaten/kota. Terdiri dari mahasiswa, lembaga adat dan Ikatan Pemberdayaan Pedagang Kecil Indonesia dan UMKM se-Kaltim.(yans/hmsprov).

////Foto : Kepala Bidang Koperasi UMKM Disperindgkop Kaltim H Erwinsyah menyematkan tanda peserta Diklat Kewirausahaan bagi Wirausaha Baru di Kaltim.(masdiansyah/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation