Kaltim Siapkan 1.672 Armada untuk Angkutan Lebaran

SAMARINDA - Seperti  tahun sebelumnya Dinas Perhubungan Kaltim siapkan armada angkutan umum untuk mengantisipasi melonjaknya   arus mudik dan  balik Lebaran. Tahun ini sudah dipersiapkan  sekitar 1.672 armada angkutan.Dari jumlah tersebut terdiri atas  Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP)  82 bus, kemudian Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP)  1.590 armada termasuk  bus-bus antar kota, angkutan kapal sungai, kapal ferry, taksi dalam kota, speed boad maupun longboat.

"Angkutan laut antar provinsi kita persiapkan 28 kapal yang terdiri atas enam   kapal milik PT Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) dan 22 kapal milik perusahaan swasta," kata Kepala Bidang Perhubungan Darat  Dinas Perhubungan Kaltim H Mahmud Samsul Hadi, akhir pekan lalu. Khusus untuk transportasi udara pada arus mudik Lebaran, lanjut Mahmud, pasti ada penambahan rute penerbangan dari berbagai maskapai yang jumlahnya mencapai 25 trip penerbangan diantaranya Lion Air,  Sriwijaya, Batik dan Garuda. Dia menyebutkan pada kondisi normal jumlah penerbangan mencapai 95 trip untuk tujuan ke berbagai dearah dan menuju ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Kendati demikian penambahan jumlah penerbangan akan disesuaikan dengan lonjakan penumpang, meskipun semua maskapai telah mengajukan penambahan penerbangan, tetapi akan dilaksanakan jika benar-benar diperlukan sesuai dengan peningkatan  penumpang.    "Berdasarkan informasi dari Angkasa Pura selama angkutan lebaran tahun ini rata-rata 25 trip penerbangan, diharapkan dengan adanya penambahan penerbangan dari masing-masing maskapai tidak terjadi penumpukan penumpang khususnya di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, begitu juga pada Bandara Kalimarau (Berau) maupun Bandara Temindung Samarinda," paparnya.

Menjaga kelancaran dan keselamatan penumpang, pihaknya juga akan memasang rambu-rambu jalan yang rawan kecelakaan maupun spanduk untuk mengingatkan para pemudik untuk berhati-hati di jalan. Kemudian bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Kaltim melakukan tes urine baik untuk sopir maupun kondektur bus, bukan itu saja seluruh armada angkutan Lebaran baik darat maupun sungai akan dicek kelayakan dan kelengkapannya."Semua yang kita lakukan itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi  kecelakaan pada arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini, sehingga semua  bisa selamat sampai tujuan," kata Mahmud.(mar/sul/es/humasprov).

Berita Terkait