Kaltim Siapkan Elektronik Retribusi


JAKARTA - Motivasi dan apresiasi disampaikan Gubernur Kaltim H Isran Noor saat membuka Sosialisasi Aplikasi Elektronik Retribusi Daerah di Hotel The Acacia Jakarta, Senin (11/11/2019).

Pembangunan daerah menurut mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini akan berjalan sukses jika didukung pendanaan yang baik. Di antaranya bersumber dari pendapatan asli daerah dan retribusi daerah.

"Dari tahun ke tahun APBD kita terus meningkat. Itu pertanda yang baik, berarti pendapatan kita terus naik dari sektor pajak daerah dan retribusi. Peningkatan ini tentu karena inovasi dan kreativitas yang terus dilakukan jajaran Bapenda. Tingkatkan terus," puji Gubernur Isran Noor.

Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Hj Ismiati menjelaskan kontribusi retribusi daerah tahun ini sekitar Rp 20 miliar atau 0,36 persen dari keseluruhan pendapatan daerah sebesar Rp5,6 triliun. 

"Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik, efisien, efektif, cepat, transparan dan akuntabel termasuk untuk retribusi daerah ini," kata Ismiati.

Inovasi baru terkait retribusi daerah yang sedang disiapkan  adalah penerapan elektronik retribusi daerah. Penerapan aplikasi ini rencananya dimulai pada tahun 2020.

Aplikasi sederhana ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang akan menggunakan aset-aset Pemprov Kaltim untuk jasa usaha mereka.

Aset-aset yang bisa digunakan masyarakat itu antara lain berada dalam kelola Biro Umum dan sejumlah perangkat daerah. Seperti convention hall, plenarry hall, Gor Sempaja dan lainnya.

"Jadi nanti masyarakat tidak perlu datang untuk memesan tempat. Cukup masuk ke aplikasi ini. Di sana sudah terjadwal dan masyarakat tinggal memilih dan mengatur waktunya. Pembayarannya juga langsung ke Bankaltimtara," jelas Ismiati.

Ismiati yakin optimalisasi peningkatan retribusi daerah ini akan terwujud karena mendapat dukungan penuh Gubernur Isran Noor.

Elektronik retribusi daerah ini merupakan aplikasi yang mengadopsi strategi Pemprov DKI Jakarta dalam pengelolaan retribusi daerah. Tahun lalu, DKI Jakarta sukses mengumpulkan retribusi daerah sebesar Rp710 miliar.

Narasumber yang dihadirkan dalam sosialisasi, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltim H Fathul Halim dan Kepala Bidang Pajak BPKAD DKI Jakarta Rias Askari. (sul/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation