Kaltim Sudah Sumbang 300 Juta Bibit Pohon

Sukseskan Penanaman Satu Miliar Pohon

SAMARINDA - Mendukung sukses penanaman satu miliar pohon secara nasional, sejak 2010 hingga saat ini Kaltim telah menyumbang bibit pohon yang sudah ditanam sebanyak 300 juta pohon.

Staf Ahli Gubernur Kaltim Marlon I Aipassa mengatakan apa yang dilakukan Pemprov Kaltim sudah luar biasa melalui langkah pertama, yakni dengan program penanaman. Selanjutnya langkah kedua adalah bagaimana melakukan pemeliharaan, sehingga 300 juta bibit (bukan 3 juta bibit seperti pemberitaan Sabtu (12/12) lalu) dapat hidup dan tumbuh dengan subur. 

"Penanaman pohon sudah kita lakukan dan ini sangat luar biasa. Sekarang bagaimana kita semua bersama merawat pohon yang sudah ditanam. Saatnya kita merawat dan memeliharanya secara bersama-sama," kata Marlon Aipassa usai menghadiri gerakan penanaman Satu Miliar Pohon di Kampus Politeknik Negeri Pertanian (Politani) Samarinda, Jumat (11/12).

Marlon mengatakan hutan adalah milik Negara yang harus dijaga kelestariannya secara bersama. Memelihara hutan bukan hanya tugas instansi kehutanan, mulai dari tingkat kementerian, provinsi, kabupaten/kota tetapi seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat Kaltim bersyukur, karena memiliki program Green Kaltim dengan kampanye One Man Five Trees (satu orang menanam lima pohon). Penanaman sebaiknya juga dilakukan di lahan-lahan kritis yang datanya sudah tersedia di  Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim.

"Data yang ada akan menjadi pendukung untuk melakukan penanaman. Mana yang menjadi skala prioritas sesuai tingkat kekritisan lahannya," kata Marlon.  

Ke depan pemerintah bersama masyarakat harus lebih banyak bergerak untuk melakukan pemeliharaan. Apalagi, lahan-lahan ini masuk dalam Rencana Pengelolaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RPRHL).

Dari rencana tersebut, seluruh masyarakat bertanggungjawab melakukan pemeliharaan hutan dan lahan. Mulai dari tingkat Hutan Desa dan Hutan Kota serta Hutan Nasional. "Dari rencana tersebut semua pihak bisa masuk, termasuk SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim, sehingga bukan hanya Dinas Kehutanan saja yang berperan aktif melakukan pemeliharaan atau bekerja,” jelasnya.

Momentum gerakan penanaman Satu Miliar pohon secara nasional diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Kaltim bukan hanya menanam tetapi juga memelihara. Menurut dia, penanaman adalah langkah pertama dan itu sudah bagus dilakukan pemerintah maupun masyarakat di Kaltim.

Selanjutnya, langkah kedua, yakni bagaimana melakukan penanaman kembali dan pemeliharaan. “Langkah kedua ini memang sedikit berat. Meski pun penanaman sudah dilakukan secara bersama. Karena itu, ke depan tinggal bagaimana secara bersama melakukan pemeliharaan,” jelasnya.  (jay/sul/hmsprov)

Berita Terkait