Kaltim Summit Bahas Delapan Isu Pembangunan

 

SAMARINDA – Kaltim Summit III yang akan digelar pada 15 Februari mendatang akan membahas delapan materi terkait isu percepatan pembangunan di daerah. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim H Zairin Zain menegaskan Kaltim Summit merupakan wadah tepat bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi bersama pemerintah. Menurut mantan Kepala Biro Humas Setprov Kaltim itu, Kaltim Summit akan menjadi media bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan kritik positif atas hasil kerja gubernur dan jajaran Pemprov Kaltim selama dua periode. “Kaltim Sammit lll pada 15 Februari nanti menjadi wadah bagi pemangku kepentingan bertemu menyampaikan masalah maupun aspirasinya kepada pemerintah,” katanya.

 

Zairin menyebutkan delapan isu yang akan dibahas dalam Kaltim Summit kali ini terkait tata kelola sumber daya alam, hilirisasi komoditas primer berbasis agroindustri dan mineral tambang. Selain itu, juga akan menjadi bahasan penting adalah tentang infrastruktur dan konektivitas, pengembangan sumber daya manusia (SDM), regulasi perijinan dan investasi terkait perlimpahan kewenangan. Termasuk pembahasan terhadap kemandirian fiskal serta kemandirian pangan dan energi, pengembangan pariwisata serta pengembangan nuklir dan technopark di Buluminung.

 

Kaltim Summit sekaligus akan menjadi ajang evaluasi di akhir masa jabatan Gubernur Awang Faroek “Termasuk apa saja keberhasilan yang telah diraih pemerintah provinsi Kaltim selama kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak selama dua periode,” kata Zairin. Kaltim Summit  akan digelar di Planery Convention Hall Sempaja Samarinda dihadiri lembaga pemerhati pembangunan, lembaga swadaya masyarakat maupun  akademisi (perguruan tinggi) serta masyarakat peduli pembangunan dan pemerintahan di Kaltim. Sejumlah pakar perencanaan dan komunikasi publik nasional juga akan dihadirkan dalam ajang ini. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation