Kaltim Summit III Evaluasi RPJMD, Lima Misi “On the Track”

Gubernur Awang Faroek saat meninjau sejumlah proyek pembangunan di Kaltim. (DOK/HUMASPROV)

 

SAMARINDA – Perhelatan Kaltim Summit III yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim akan menjadi ajang evaluasi sekaligus pemantapan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim tahun 2013-2018. Berdasarkan hasil evaluasi tahun keempat RPJMD secara umum dapat digambarkan bahwa pencapaian target-target pembangunan di Kaltim cukup baik. Sasaran pembangunan yang ditetapkan dalam lima misi RPJMD hampir seluruhnya berada pada posisi “on the track”. Capaian kinerjanya lebih dari 76 persen atas target yang ditetapkan. “Capaian ini masih akan terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa-masa mendatang,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. 

 

Dia mengakui perekonomian Benua Etam yang masih didominasi dengan pemanfaatan produk primer sumber daya alam yang tidak terbarukan cenderung rapuh. Karenanya, untuk menghindari kerapuhan tersebut maka Kaltim harus cerdas mengelola produksi sumber daya alam. Pada saat yang bersamaan pemprov harus menginvestasikan hasil yang diperoleh dari SDA tersebut pada lapangan usaha atau bidang-bidang perekonomian yang berkelanjutan. Diantaranya, upaya hilirisasi produk primer perlu dilakukan dalam usaha untuk meningkatkan nilai tambah komoditas.

 

Awang menjelaskan meskipun upaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan telah dilakukan secara sistematis dan terencana namun masih ada permasalahan yang dihadapi. Secara umum, beberapa permasalahan yang dihadapi diantaranya adalah masih rendahnya daya saing SDM dan transformasi ekonomi yang belum sepenuhnya berjalan optimal. Permasalahan lainnya adalah aksesibilitas dan konektivitas wilayah melalui pembangunan di bidang infrastruktur yang belum maksimal. “Penyelesaian permasalahan utama Kaltim harus dilakukan secara serius dengan melibatkan seluruh komponen pembangunan,” tegasnya. 

 

Untuk itu lanjut gubernur, dipandang perlu untuk melaksanakan Kaltim Summit III Tahun 2018 setelah Kaltim Summit I pada  2010 dan Kaltim Summit II di 2013. Kaltim Summit diharapkan akan merumuskan prioritas pembangunan, strategi, arah kebijakan dan program prioritas dalam penyelesaian masalah utama pembangunan daerah. Rekomendasi dan rumusan hasil dari Kaltim Summit III tahun 2018 ini sangat diharapkan dapat menyumbang kontribusi signifikan dalam pencapaian  Visi Kaltim 2030. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait