Kaltim Tanam 193 Juta Bibit Pohon

Sumbang 19,30 Persen untuk Program 1 Miliar Pohon

 

SAMARINDA - Dibawah kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak, Kaltim berkomitmen menjadi provinsi hijau. Diawali pencanangan program Kaltim Green (Kaltim Hijau) dengan gerakan "One Man Five Trees" (Omfit) pada 2010, Pemprov Kaltim melalui instansi terkait terus berupaya untuk melakukan aksi nyata mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim Chairil Anwar mengungkapkan sejak 2011 hingga November 2014, telah direalisasikan kegiatan penanaman pohon 193.413.322 bbit pohon di seluruh wilayah Kaltim.

"Jumlah tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan Omfit di seluruh wilayah Kaltim, baik yang dilakukan oleh seluruh pihak, mulai dari pemprov, kabupaten/kota, swasta, TNI/Polri, pelajar dan mahasiswa serta ormas maupun LSM di Kaltim. Kaltim Hijau sudah menjadi tujuan bersama seluruh masyarakat, sehingga mendapat dukungan dari semua pihak," kata Chairil, Senin (22/12).

Chairil menjelaskan kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan pada dua sektor, yakni sektor kehutanan dan sektor non kehutanan. Untuk sektor kehutanan telah tertanam sebanyak 147.374.223 batang pohon melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) APBN, RHL APBD provinsi dan kabupaten/kota, kebun bibit rakyat (KBR), reklamasi bekas tambang dan hutan kota.

Selanjutnya penghijauan lingkungan, Hutan Tanaman Industri (HTI), Hutan Tanam Rakyat (HTR), TNI Manunggal Reboisasi, penanaman kanan kiri jalan di HPH, penanaman tanah kosong dan lahan tidak produktif di HPH.

Sedangkan sektor non kehutanan telah tertanam sebanyak 46.039.099 batang pohon melalui kegiatan pengembangan pohon trembesui, tanaman karet, tanaman hortikultura, penanaman pohon jalan tol, waduk, Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon Organisasi Wanita.

Kemudian, kegiatan jajaran Korem 091/ASN, kegiatan jajaran Polda, kegiatan CSR BUMD/BUMN,BUMS, Gerakan Bhakti Pemuda Penghijauan (GBPP), Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2011-2014, penanaman oleh SKPD, siswa/mahasiswa dan LSM.

"Sejak Februari 2011 hingga November 2014, realisasi kegiatan penanaman pohon Kaltim sudah menyumbang sekitar 19,30 persen untuk program nasional penanaman 1 miliar pohon," jelasnya.

Chairil menambahkan untuk kegiatan Dishut melalui sumber dana APBD Kaltim 2014 telah direalisasikan kegiatan arboretum (pengoleksian pohon jenis asli Kalimantan) di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto seluas 20 hektare, pengkayaan vegetatif di Tahura Bukir Soeharto (85 hektare) dan konvensasi untuk jalan tol seluas 63,14 hektare di Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar.

"Pemeliharaan terhadap pohon yang telah kita tanam terus dilakukan oleh tim yang dibentuk Dishut. Jika ada yang mati, akan diganti dengan bibit tanaman/pohon yang baru," tambahnya. (her/sul/es/hmsprov)

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menanam pohon sebagai bentuk kesiapan Kaltim menjadi Provinsi Hijau dengan gerakan satu orang menanam lima pohon (One Man Five Trees/Omfit).(dok/humasprov)

 

Berita Terkait