Kaltim Tawarkan Potensi Kawasan Industri


 

MBS ikuti IBDExpo 2016

Promosi tentang berbagai potensi investasi di Kaltim disajikan dalam ajang Indonesia Business and Development Expo (IBDExpo) 2016 yang digelar Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui National Publishing and News Corporation (NPNC), 8-11 September 2016 di Jakarta Convention Center (JCC). 

IBDExpo 2016 adalah forum bisnis dan pameran dagang berskala internasional yang merupakan manifestasi semangat dan solidaritas komunitas bisnis Indonesia, terutama BUMN dan BUMD. Ajang ini diharapkan dapat mewujudkan sinergi kemitraan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui perdagangan, investasi serta pariwisata.

Pada ajang tersebut, Kaltim diwakili Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) dan menjadi satu-satunya BUMD Kaltim yang mengikuti ajang BUMN/BUMD terbesar di Indonesia tersebut. Perusda MBS mempromosikan potensi investasi meliputi Industri Pelabuhan Peti Kemas (PTK)  Kariangau Balikpapan, Hotel Pandurata, KEK Maloy, Kawasan Industri Kariangau dan Buluminung serta Trans Studio Mall Samarinda.

Dirut Perusda MBS Sabri Ramdhany menjelaskan, Kaltim yang berada di alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) II sangat potensial untuk beragam investasi, khususnya di sejumlah kawasan industri yang saat ini terus dikembangkan yakni di Maloy, Kutai Timur, Kariangau di Balikpapan dan Buluminung di Penajam Paser Utara (PPU).

Kepada Menteri BUMN Rini Soemarmo yang sempat mengunjungi stand Kaltim, Sabri Ramdhany menjelaskan, bahwa  BUMD memiliki potensi yang sama besarnya seperti BUMN. Hanya saja menurut Sabri, dukungan pusat masih sangat diharapkan, termasuk dari Kementerian BUMN.

"Berada di jalur ALKI II dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Kaltim memiliki potensi yang sangat menggiurkan untuk dapat terus dikembangkan di masa depan. Namun akan lebih menggairahkan bagi kami jika dukungan dan sinergi bisa kita jalin lebih baik dengan Kementerian BUMN untuk mengelola berbagai potensi itu," kata Sabri kepada Menteri Rini Soemarmo yang nampak sangat antusias melihat berbagai potensi pengembangan investasi di Kaltim.

Beberapa kali Menteri Rini Soemarmo juga menyampaikan pertanyaan tentang prospek pengembangan usaha di Kaltim dan langsung dijawab oleh Dirut Perusda MBS dan jajaran direksi MBS.       

Sabri juga menyebutkan, selama pelaksanaan IBDExpo 2016, stand Kaltim selalu ramai pengunjung. Umumnya mereka banyak bertanya tentang potensi pengembangan usaha di kawasan industri Maloy, Kariangau dan Buluminung.

"Alhamdulillah, pengunjung selalu ramai dan penjelasan selalu kami paparkan sejelas-jelasnya kepada mereka. Mudah-mudahan investasi akan mengalir semakin deras setelah ini, sesuai harapan Gubernur Awang Faroek Ishak agar kawasan-kawasan industri di Kaltim semakin cepat berkembang dengan pola public private partnership (PPP)," pungkas Sabri.

Pameran berskala internasional tersebut dibuka Wapres Jusuf Kalla dengan rangkaian kegiatan pameran, konferensi internasional dengan pembicara BUMN Singapura dan China, seminar, deklarasi ASEAN News Agency, temu bisnis, customer gathering, pameran peluang karir di BUMN, hiburan, Malam Penghargaan Ekshibitor, serta pitching Program Kemitraan dan Bina Lingkungan BUMN. (sul/humasprov)

Berita Terkait