Kaltim Terapkan Instruksi Presiden

Wujudkan Iklim Politik, Ekonomi dan Realisasi Subsidi BBM

JAKARTA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa Pemprov Kaltim siap melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mewujudkan iklim politik yang sejuk demi pembangunan ekonomi yang baik, serta menyukseskan realisasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah.

Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo kepada seluruh gubernur se-Indonesia, antara lain Indonesia memerlukan investasi dan pihak investor memerlukan iklim keamanan yang baik di setiap daerah di negara ini.

“Kaltim siap melaksanakan apa yang disampaikan presiden. Karena tujuan dari arahan ini adalah untuk menciptakan kondusifitas keamanan di daerah, sehingga penyelenggaraan pembangunan yang dilakukan pemerintah juga semakin baik. Apalagi, untuk mewujudkan pembangunan yang baik negara ini perlu dukungan para investor.  Kaltim berkomitmen untuk menciptakan kondisi yang sejuk di daerah,” kata Awang Faroek Ishak didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi usai Rapat Koordinasi Nasional Kabinet Kerja 2014-2019 bersama Gubernur se-Indonesia di Istana Negara Jakarta, Selasa (4/11).

Presiden Jokowi berharap setiap daerah dapat menciptakan iklim politik yang sejuk. Karena itu, setiap daerah tidak khawatir dengan kondisi iklim politik di negara ini. Dalam arahannya Presiden Jokowi antara lain meminta agar pemerintah daerah, terutama para gubernur agar dapat menyukseskan realisasi subsidi BBM. Karena, sesuai evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat bahwa subsidi BBM yang ada kurang tepat sasaran.

“Pengalihan subsidi ke depan diharapkan dapat diarahkan pada kegiatan yang menyentuh masyarakat. Contohnya, pembangunan irigasi bendungan, untuk bantuan mesin pendingin kapal bagi nelayan, modal bagi usaha kecil dan menengah. Pengalihan subsidi ini disebabkan karena alokasinya cukup besar, yaitu mencapai 15,7 persen dari alokasi APBN. Karena alokasinya sangat besar, maka diharapkan dapat dialihkan pada sektor yang bersentuhan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Gubernur, apa yang diarahkan Presiden Jokowi saat ini sudah diterapkan Pemprov Kaltim. Selanjutnya, pemerintah di daerah hanya menyesuaikan apa yang diinstruksikan pusat. Misalnya, Kaltim telah melaksanakan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Kemudian, kondusifitas daerah di Kaltim 10 tahun terakhir selalu kondusif.

“Apa yang menjadi arahan Presiden Jokowi kami yakin siap melaksanakan,” jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

//Foto: KALTIM BERI DUKUNGAN. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dan Plt Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi di sela Rakornas di Istana Negara. (jaya/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation