Kaltim Terima BLSM Rp88,6 Miliar

SAMARINDA-Jumlah rumah tangga miskin (RTM) di Kaltim tercatat sebanyak 147.717 RTM. Terkait kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) Kaltim mendapat alokasi dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp88,6 miliar yang akan dibagi dalam dua tahapan dengan masing-masing tahapan disalurkan Rp44,3 miliar.
“Berkaitan dengan upaya peningkatan kepedulian dan pengentasan kemiskinan, maka mulai Juni lalu pemerintah sudah menyalurkan BLSM kepada warga miskin sebagai kompensasi pengurangan subsidi BBM yang berdampak langsung terhadap kenaikan harga BBM,” kata Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, belum lama ini.
Menurut Awang, kebijakan pemerintah melakukan pengurangan subsidi BBM tersebut, kiranya didukung masyarakat dengan menjaga situasi dan kondisi aman dan kondusif di daerah ini.   
Pemerintah sudah melakukan pengawasan dan pemantauan yang ketat dan intensif terhadap pendistribusian BBM agar tepat sasaran. Selain itu, mengatur tarif angkutan umum baik darat, sungai dan  laut serta penyeberangan. Termasuk melakukan pemantauan melalui inspeksi mendadak (sidak) harga-harga di pasaran, utamanya yang termasuk sembilan bahan pokok (sembako) yang sangat diperlukan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.
"Saya bersyukur penyaluran BLSM sementara ini berlangsung lancar dan Pemprov Kaltim berharap uang yang diterima bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat,” sambung Awang.
Ditambahkan, dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran di daerah, maka Pemprov Kaltim telah meluncurkan berbagai program pro rakyat dengan dukungan permodalan dari lembaga perbankan milik daerah.
“Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui berbagai program pro rakyat didukung ketersediaan permodalan di BPD Kaltim. Sehingga, masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan dan terlepas dari kemiskinan karena di sini masih terbuka kesempatan kerja dan peluang usaha,” harap Awang Faroek. (yans/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak bersama warga pada acara Penyaluran BLSM di Kaltim tahap I lalu. (dok/humasprov kaltim).
 

Berita Terkait