Kaltim Usulkan 4 Daerah Nominasi Adiwiyata Mandiri

SAMARINDA-Tahun ini Pemprov Kaltim melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim mengusulkan empat daerah yang akan dinominasikan meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Empat daerah tersebut adalah Balikpapan, Kutai Timur, Bulungan dan Tarakan.
Masing-masing daerah telah menyiapkan beberapa sekolah yang akan dinilai. Balikpapan, mengusulkan SD Kemala Bhayangkari. Kutai Timur mengusulkan tiga sekolah, yakni SDN 006 Sangkulirang, SD YPPSB 1 Sangatta dan SD YPPSB 3 Sangatta. Bulungan mengusulkan SMPN 3 Tanjung Palas dan Tarakan mengusulkan SMKN 1 Tarakan.
“Penilaian akan dilakukan Tim Nasional yang terdiri dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan  Pusat Pengelola Ekoregion Kalimantan. Penghargaan kepada pemenang akan diserahkan oleh Presiden pada Hari Lingkungan Hidup 5 Juni  nanti," kata Kepala BLH Kaltim H Riza Indra Riadi didampingi Kabid Pengembangan H Hamdani, Senin (8/4).  
Riza menjelaskan, program Adiwiyata menjadi media ideal mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dari sini bisa ditemukan penerapan  berbagai ilmu pengetahuan, norma serta etika yang menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.
"Penerapan program ini akan meningkatkan kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam di sekolah,” imbuhnya.  
Program ini akan menerapkan prinsip dasar, yaitu partisipatif. Artinya, komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran serta berkelanjutan. Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana, terus menerus dan komperensif.
Penghargaan tersebut adalah wujud apresiasi atas usaha yang telah dilakukan sekolah dalam upaya melaksanakan perlindungan dan pengeloaan lingkungan dalam proses pembelajaran.
“Seluruh sekolah di kabupaten dan kota harus memiliki motivasi yang kuat untuk melaksanakan program Adiwiyata ini," pungkasnya. (jay/hmsprov)
 

Berita Terkait
Government Public Relation