Kanker Servik Banyak Serang Wanita

BPJS Kaltim Kerjasama BKOW Lakukan Deteksi Dini

SAMARINDA – Kanker mulut rahim (serviks) atau biasa dikenal dengan kanker leher rahim hingga saat banyak menyerang kaum wanita, khususnya bagi yang sudah berusia antar 35-55 tahun termasuk perempuan aktif melakukan hubungan seksual sejak usia 18 tahun.

Sehingga, perlu dilakukan deteksi dini guna pencegahan kanker servik yang disebabkan kuman HPV (Huma papilloma virus). Misalnya, melalui deteksi alat atau diagnose kanker leher rahim dengan pemeriksaan pap smear (tes pap).

Karenanya, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kaltim yang merupakan wadah organisasi wanita terbesar di Kaltim ini merasa memiliki tanggungjawab yang besar dalam pemelihaarn kesehatan anggotanya terutama menghindarkan serangan kanker servik.

Menurut Ketua BKOW Kaltim Hj Itty Rukiyah, BKOW merupakan organisasi induk yang memiliki 48 anggota dari organisasi wanita. “Sehingga, kami merasa perlu memperhatikan peningkataan kualitas kesehatan anggota termasuk masyarakat secara umum,” ujarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan BKOW adalah melaksanakan kerjasama dengan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial bidang Kesehatan khususnya BPJS Kantor Wilayah Kaltim untuk memberikan pelayanan pemeriksaan (deteksi) dini terhadap anggota BKOW.

Itty mengakui bahaya serangan kanker bagi wanita dapat mengakibatkan kematian untuk tahapan (stadium) tingkat tinggi. “Karenanya, melalui pemeriksaan pap smear yang dilakukan BPJS Kaltim kerjasama BKOW untuk deteksi dini serangan kanker servik,” jelasnya.

Melalui kerjasama kedua lembaga ini, dia mengharapkan akan terbangun sinergitas yang baik terutama dalam upaya deteksi dini terhadap kasus kanker servik bagi wanita khususnya anggota BKOW. “Pemeriksaan dilakukan secara  gratis atau tanpa dikenai biaya,” ungkap Itty.

Dirinya mengimbau agar seluruh anggota BKOW yang tergabung dalam masing-masing organisasi wanita di Kaltim untuk rutin melalukan pemeriksaan melalui BPJS sesuai kerjasama yang telah dibangun.

“Peningkatan derajat kesehatan kaum wanita tidak terlepas dari upaya Gubernur Awang Faroek Ishak mewujudkan taraf hidup masyarakat Kaltim yang lebih baik, sehingga terbentuk masyarakat dan generasi yang berkualitas serta berdaya saing tinggi,” ungkap Itty Rukiyah.

Sementara Kepala Unit Managemen Pelayanan Kesehatan Primer BPJS Kanwil Kaltim Muji Hariyanti mengatakan kerjasama dengan BKOW ini sangat baik terutama berkaitan dengan memberikan pelananan kesehatan terhadap deteksi dini kanker serviks.

“Kami siap memberika pelayan terbaik bagi ibu-ibu khususnya dalam upaya deteksi dini berbagai macam penyakit yang dapat menyerang kaum wanita, termasuk deteksi dini kanker servik. Namun terlebih dulu dilakukan proses skrining dari petugas kami,” ujar Muji Hariyanti.

Selain itu, Yuli Astuti selaku ketua panitia penyuluhan kesehatan penyakit kanker leher rahim (CA servik) dan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama BPJS Kesehatan menyebutkan kegiatan diikuti 50 oarng dari 47 organisasi wanita  anggota BKOW. (yans/sul/hmsprov)

 

WANITA PERLU WASPADA. Ketua BKOW Kaltim Hj Itty Rukiyah (kedua kanan) saat membuka penyuluhan kesehatan dan sosialisasi JKN. (masdiansyah/humasprov)

 

Berita Terkait