Kanwil Kemenag Kaltim Usul Pengangkatan Guru Agama

 

SAMARINDA -  Kepala  Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltim Drs H Saifi Jamri menegaskan untuk memenuhi kebutuhan guru agama,  terutama guru agama Islam, Kristen, Budha, Hindu dan Khonghucu sudah mengusulkan ke Kementerian Agama agar ditambah sesuai dengan kebutuhan daerah.

"Tapi di sisi lain, kita tidak bisa menutup mata bahwa agama -agama tertentu sangat sulit memenuhi guru agamanya, karena pusat juga sangat kesulitan untuk menambah, misalnya agama Hindu, Budha apalagi agama Khonghucu, kecuali kita memang mencari sendiri, karena memang minimnya sumber daya manusia," kata Saifi, Selasa (1/3).

Ditambahkan, setiap tahun Kanwil Kemenag Kaltim  selalu berkirim  dan meminta kepada Kementerian Agama untuk bisa menambah tenaga guru agama. Guna mengurangi kekurangan guru agama.  Di era otonomi daerah saat ini,  pengangkatan  boleh dilakukan masing-masing kabupaten/kota  dengan biaya APBD dan hal itu sudah berjalan.

"Memang diakui kalau untuk mencukupi semua terutama agama  Hindu dan Khonghucu kita mengalami kendala, karena menyangkut sumber daya yang minim dan sampai saat ini kita belum punya guru yang siap untuk menjadi guru Khonghucu," ujarnya.  

Untuk guru agama Islam yang disebut dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI)  Kemenag mengatasi dengan guru honor, sementara untuk guru negeri yang diangkat masih  kurang. Diakuinya, kehadiran guru honor sudah cukup untuk membantu sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru agama Islam. (mar/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation