Karang Mumus Bersama BPBD Kaltim

Wartawan Bersihkan Sungai

SAMARINDA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim bersama dengan Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Kaltim, serta Korem 091/ASN dan beberapa LSM relawan di Samarinda, menggelar aksi bersih-bersih sungai Karang Mumus (SKM), Sabtu (19/12).

Kegiatan yang digagas oleh Wapena Kaltim ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov Kaltim yang diwakili oleh Kepala BPBD Kaltim, Ir H Wahyu Widhi Heranata, yang pada hari itu juga ikut turun ke SKM untuk membersihkan sampah-sampah yang memenuhi bantaran sungai.

"Kami dari Pemprov Kaltim sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh wartawan ini, kami dari BPBD Kaltim akan membantu semampu kami, jika butuh perahu maupun perlengkapan lainnya. Ini karena kegiatan seperti yang kita lakukan sekarang dapat memotivasi warga untuk ikut serta menjaga kebersihan sungai ini," tuturnya, Sabtu (19/12).

Wapena Kaltim yang terdiri dari wartawan media cetak maupun elektronik di Kaltim ini melaksanakan kegiatan ini mulai pukul 08.00 hingga 12.00 wita. Menggunakan perahu karet milik BPBD Kaltim, wartawan bersama dengan LSM, serta anggota BPBD Kaltim turun langsung ke sungai tersebut, untuk membersihkan sampah yang mengapung di pinggir dan tengah sungai.

Wahyu menyebutkan, kegiatan ini setidaknya dapat menimbulkan kesadaran warga sekitar untuk  menjaga kebersihan di sungai Karang Mumus. Selain itu, diharapkan dengan adanya kegiatan ini, resiko bencana alam seperti banjir dapat ditekan.

“Aksi ini juga dilakukan sebagai ajakan kepada masyarakat sekitar sungai (Karang Mumus) agar dapat menjaga kelestarian sungai. Yaitu dengan tidak membuang sampah di sungai yang semakin lama semakin sempit,” tambahnya.

Bahkan, dia menyarankan agar masyarakat tidak menggunakan air dari SKM, karena kualitasnya yang terbilang buruk. Air sungai sangat kotor dan bau sehingga tidak baik untuk kesehatan.

"Ini sejalan dengan yang di programkan oleh pemerintah, Pemprov maupun Pemkot Samarinda. Agar Samarinda ini bersih dan nyaman, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan, artinya kegiatan ini merupakan rangsangan untuk masyarakat dapat juga turut menjaga sungai Karang Mumus," terangnya.

Sementara itu, Ketua Wapena Kaltim, Amir Hamzah mengungapkan, pihaknya akan kembali turun langsung untuk membantu dan turut serta melestarikan lingkungan.

"Ini merupakan gerakan awal kami tentang kepedulian kami terhadap lingkungan, kalau biasanya kami hanya membuat berita tentang lingkungan yang kotor, kali ini kami turun langsung untuk membersihkan lingkungan ini. Harapannya memang masyarakat dapat turut serta dalam pelestarian lingkungan," ungkapnya. (aka/hmsprov)

Kepala BPBD bersama wartawan foto bersama dan saat melakukan aksi bersih-bersih di Sungai Karang Mumus. (atika/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait