Karena Covid-19, Lomba Desa dan Kelurahan Ditiadakan

Dr HM Jauhar Efendi

SAMARINDA – Karena pandemi virus corona atau Covid-19, lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi tahun ini ditiadakan. 

"Karena masih dalam masa pandemi virus corona, lomba desa maupun kelurahan tingkat provinsi Kaltim kami tiadakan. Hal ini, sebagai bentuk mencegah penyebaran penularan virus corona," kata Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Dr HM Jauhar Efendi di Kantor Gubernur, Selasa (2/6/2020).

Mulai level kecamatan, kabupaten hingga provinsi tahun ini, lomba desa dan kelurahan ditiadakan selama pandemi. Termasuk tingkat nasional juga demikian.

Program tersebut biasa dilaksanakan dengan sistem turun ke lapangan. Karena itu, program ini ditiadakan. Dikhawatirkan dapat berdampak pada penyebaran virus corona.

"Kita tidak mengetahui kapan penyebaran wabah ini berakhir. Bahkan, Kementerian Dalam Negeri telah menetapkan bahwa program tersebut ditiadakan tahun ini," jelasnya.

Sebenarnya, apabila tidak masa pandemi, maka bulan Juni sudah pendataan dan penilaian profil desa maupun kelurahan. Kemudian, pada Juli dan Agustus dilaksanakan penilaian tingkat nasional hingga penyelenggaraan pameran lomba desa dan kelurahan pun ditiadakan. 

Selain itu, Pemprov Kaltim tetap meminta agar pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa tetap berbenah meningkatkan kualitas sumber daya manusia maupun penataan kota atau daerahnya, termasuk desa dan kelurahan masing-masing.

Terutama dalam pembenahan data-data pendukung di masing-masing desa dan kelurahan, mulai pendataan warga, pendapatan desa maupun kelurahan hingga perkembangan perekonomian masyarakat.

"Saya yakin, setelah masa pandemi akan banyak perubahan dalam sistem pemerintahan desa dan kelurahan. Terutama dalam penggunaan teknologi informasi," jelasnya. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait