Kasus Covid 19, Kaltim Tidak Ada Penularan Lokal

Foto : Arief M

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim mengakui hingga saat ini tidak ada penularan lokal yang disebabkan oleh 11 pasien positif Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) di Benua Etam. Hal ini menandakan pemerintah daerah didukung masyarakat semakin sadar dalam mencegah terjadinya penyebaran wabah virus corona.

 

"Hingga saat ini Kaltim, Alhamdulillah, tidak ada penularan setempat atau lokal transmisi akibat penyebaran virus tersebut. Ya, kita selalu berharap tidak ada. Mohon dukungan masyarakat," kata Juru Bicara Covid-19 Kaltim yang juga Plt Kadiskes Andi Muhammad Ishak ketika jumpa pers terkait perkembangan Covid-19 di Benua Etam, di Kantor Dinkes Kaltim, Jalan AW Syahranie Samarinda, Jumat (27/3/2020).

 

Andi mengungkapkan pasien positif Covid 19 sebanyak 11 orang telah diisolasi dibeberapa rumah sakit. Oleh karenanya, masyarakat tidak perlu panik dan resah. Kalau ada gejala, sebaiknya segera melaporkan diri atau memeriksakan kesehatannya.

 

Karena itu, Pemprov Kaltim tidak henti-hentinya mengimbau dan mengajak masyarakat agar tetap melakukan social distancing atau menjaga jarak antar orang  juga menjauhkan diri dari berkumpul atau berkerumun.

 

"Asal kita patuh, Insya Allah kita dijauhkan dari tularan virus tersebut. Karena, penularannya sangat terbatas. Yaitu, harus kontak langsung dengan mereka yang sudah tertular," jelasnya.

 

Masyarakat diminta tetap selalu menjaga kesehatan menerapkan pola hidup sehat dan bersih,  selalu mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas maupun saat akan makan dan biasakan memakai masker saat keluar rumah.

 

Andi menjelaskan jika ada penularan, maka pemerintah selalu gerak cepat melakukan penanganan di lokasi penularan tersebut.

 

Hasil laporan beberapa rumah sakit di Kaltim per 27 Maret 2020 untuk pasien dalam pengawasan (PDP) 70 orang atau ada penambahan lima orang. Terdiri tiga pasien dari RS AM Parikesit Tenggarong, Rumah Sakit Abdul Rivai Berau dan RSUD AWS Samarinda masing-masing satu orang. Pasien positif tidak ada penambahan.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait