Kebutuhan Daging Capai 84,2 Ribu Ton

Peternakan sapi Kaltim. (dok/humasprovkaltim)

 

SAMARINDA – Kebutuhan daging Kaltim terus meningkat dan saat ini sekitar 84.279,37 ton per tahun. Terdiri dari daging ayam sebanyak 71.363 ton, daging sapi  sekitar 11.066,76 ton dan daging lainnya 1.849,51 ton. Perihal besaran kebutuhan daging ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Dadang Sudarya pada Buka Puasa Bersama di Kantor Disnak Kaltim, Jumat (16/6). 

 

Menurut dia, kebutuhan daging khususnya sapi masih dipenuhi dari luar sebesar 73,13 persen karena distribusi lokal hanya mampu memenuhi 26,87 persen. “Kondisi tersebut menunjukkan Kaltim masih sangat kekurangan ternak sapi,” katanya. Dadang menjelaskan jumlah ternak sapi yang masuk ke Kaltim sejak 2013-2016 mencapai 263 ribu ekor terdiri sapi bibit 19 ribu ekor dan sapi potong sebanyak 244 ribu ekor.

 

Namun ditengah ketergantungan komoditas ternak, ujar Dadang dirinya masih bersyukur karena masih ada komoditas peternakan yang menjadi andalan dan unggulan daerah. Yakni, peternakan ayam ras pedaging (ayam broiler) yang hampir seluruhnya merupakan peternakan rakyat dan telah dikembangkan melalui kemitraan usaha maupun mandiri. 

 

Kebutuhan  daging ayam menurut dia, sudah dapat masuk swasembada karena lokal sudah dapat memenuhi sebesar 90,7 persen atau sisanya 9,3 persen dari luar Kaltim. Khusus ternak sapi ujar Dadang, dalam pengembangan dan pemanfaatan sumber daya secara optimal terutama lahan dan sumber daya pakan lokal lainnya.

 

Kami lakukan pengembangan peternakan sapi berbasis agribisnis peternakan, integrasi tanaman pangan dan perkebunan serta lahan eks tambang sehingga penambahan populasi tercapai,” ungkap Dadang. (yans/sul/es/humasprov) 

Berita Terkait