Kegiatan HKG PKK, BBGRM dan Gelar Teknologi 2020 Ditunda. Pemerintah Fokus Corona

Foto : Dok.humas

SAMARINDA - Rencana pelaksanaan tiga kegiatan tingkat Provinsi Kaltim di Kota Balikpapan pada 14-16 April 2020 terpaksa harus ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. Tiga acara itu Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ke-49, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-17 dan Gelar Teknologi Tepat Guna ke-7. 

 

Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Mohammad Jauhar Efendi mengungkapkan hal itu setelah bertemu Walikota Balikpapan Rizal Efendy pada Senin (13/4/2020).

 

Ada beberapa alasan, khususnya terkait antisipasi penyebaran virus corona dan rasionalisasi anggaran pemerintah daerah untuk penanganan Covid-19.

 

“Kita belum tahu kapan wabah corona ini akan berakhir. Saya sudah bertemu Walikota Balikpapan dan kami sepakat untuk menunda tiga kegiatan ini hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Jauhar, Selasa (14/4/2020). 

 

Penundaan kegiatan itu suka tidak suka harus dilakukan, mengingat Balikpapan saat ini berada dalam zona merah Covid-19. Jumlah pasien positif di Balikpapan yang tertinggi di Kaltim. Karena itu,  Pemkot Balikpapan fokus dalam penanganan penyebaran virus corona, termasuk memberi bantuan kepada warga kurang mampu yang terdampak virus membahayakan ini.

 

“Belum lagi soal rasionalisasi anggaran yang akan diarahkan untuk penanganan virus corona,” imbuh Jauhar.

 

Apalagi, kabupaten dan kota lainnya pun sedang fokus dalam antisipasi dan penanganan Covid-19. Tiga kegiatan ini pun belum pasti bisa digelar tahun ini. Penyebabnya, karena sulit memprediksi kapan wabah virus corona ini akan berakhir.

 

“Jika pun harus digelar tahun depan, kami berharap Kota Balikpapan tetap siap menjadi tuan rumah. Secara lisan Pak Walikota (Rizal Efendy) juga siap di 2021,” ungkap Jauhar yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim itu.

   

Bukan hanya tiga kegiatan itu, beberapa kegiatan lainnya tahun ini pun terpaksa harus ditiadakan, salah satunya Lomba Desa 2020. (sul/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait