Kejuaraan BMX Flatland and Street 2016, Bangkitkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan


 

SAMARINDA – Tidak kurang 200 peserta dari sepuluh daerah di Indonesia mengikuti kejuaraan BMX Flatland and Street 2016 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim. Sepuluh daerah tersebut diantaranya Jakarta, Banjarmasin, Palu dan Sulawesi, Jawa Timur, Jawa Tengah serta Serang dan Kaltim selaku tuan rumah.

Sekretaris Provinsi Kaltim Dr H Rusmadi dalam kesempatan itu mengatakan kejuaraan  BMX selain even prestasi juga ajang silaturahmi sesama pencinta olahraga bersepeda.

Hal itu diungkapkan Rusmadi saat membuka Kejuaraan BMX Flatland and Street 2016 di Halaman Parkir Hotel Atlet Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, Minggu (27/11)

“Even ini selain untuk prestasi juga ajang silaturahmi para atlet ketangkasan sepeda BMX. Jadi kejarlah prestasi dengan sportifitas tinggi dan kekeluargaan,” katanya.

Menurut dia, even BMX sebagai uji adrenalin ini harus mampu membangkitkan semangat persatuan dan kebangsaan serta untuk mencapai prestasi yang dipersembahkan bagi keharuman nama nama Indonesia di mata dunia

Dia berharap Asosiasi BMX Indonesia (ABI) selaku organisasi  para anak-anak remaja pencinta bersepeda (BMX) bisa menggelar even sendiri dan Pemprov siap mendukung.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim H Fachruddin Djaprie mengemukakan kejuaraan BMX sebagai bentuk pembinaan di bidang olahraga sepeda.

“Kejuaraan ini upaya memasyarakatkan olahraga agar sehat juga pembinaan remaja guna  mengembangkan bakat dan membangun prestasi masyarakat,” ujar Fachruddin Djaprie.

Tampak hadir Asisten Pemerintahan Setprov Kaltim Meiliana. Tampil menunjukkan keterampilan bersepeda BMX yakni Cakra (juara dunia BMX Prancis asal Indonesia) dan Firman (ranking ke-24 nasional) keduanya pemain sinetron Go Go BMX.(yans/humasprov) 

Berita Terkait
Government Public Relation