Kelompok Ternak Dilatih Pemanfaatan Biogas

SAMARINDA - Sejumlah kelompok ternak dari delapan kabupaten dan kota di Kaltim dilatih memanfaatkan biogas, harapannya agar peternak sapi mampu mengoperasikan peralatan biogas yang segera didistribusikan pemerintah daerah.

“Tahun  ini kami akan mendistribusikan 125 unit biogas ke desa-desa di delapan kabupaten dan kota. Sebelum peralatan itu dibagikan, maka mereka harus dilatih agar bantuan dapat dimanfaatkan,” kata Plt Kepala Dinas Peternakan Kaltim H Dadang Sudarya didampingi  Kepala Bidang Perbibitan dan Budidaya I Gusti Made Jaya Adhi.

Pemberian bantuan perlengkapan biogas dimaksudkan agar semakin banyak desa di Kaltim yang menjadi desa mandiri energi, sehingga tidak tergantung energi dari PLN atau pihak lain karena mampu memanfaatkan kotoran hewan (kohe) sapi/kerbau untuk menghasilkan energi.

Sebab, Kohe yang diolah melalui biogas tersebut dapat dimanfaatkan serta menghasilkan energy yang dapat digunakan untuk energy penerangan (listrik) rumah tangga termasuk dapat menghidupkan kompor gas.

Dijelaskan, bantuan yang diberikan berupa satu paket atau satu unit peralatan biogas terdiri instalasi pengolahan, dua lampu, satu mata kompor dan satu alat memasak dengan biaya pengadaan satu unit biogas sekitar Rp18 juta.

Sedangkan kapasitas biogas sebesar 4-5 meter kubik (80 kilogram kotoran sapi menghasilkan satu meter kubik), sehingga satu unit biogas mampu digunakan untuk dua kepala keluarga (KK).

“Bantuan peralatan biogas diperuntukkan bagi warga yang memelihara sapi atau kerbau, sebab bahan utama memungsikan biogas adalah kotoran sapi atau kotoran kerbau. Selama ini sudah 247 unit disalurkan untuk desa mandiri energi. Jika distribusi 125 unit biogas tahun ini  terealisasi, maka jumlah biogas pada 2013 mencapai 372 unit,” jelasnya.

Sekolah Lapang Pembuatan Biogas dan Pupuk Organik diikuti 25 orang dari perwakilan kelompok ternak dari delapan kabupaten dan kota, diantaranya Kabupaten Paser dan Kutai Kartanegara serta Kutai Timur.(yans/hmsprov).

Foto : Anggota kelompok tani mendapat pelatihan tentang proses pembuatan biogas.(Ist)

Berita Terkait
Government Public Relation