Kembali Kasus Sembuh Covid-19 Mendominasi, Masyarakat Kaltim Diimbau Tetap Patuh Protokol Kesehatan


SAMARINDA – Perkembangan pandemi Covis-19 di Kaltim per 11 Juni 2020 kembali didominasi kasus sembuh, yakni sebanyak 15, sehingga total sembuh 236 kasus, sedangkan konfirmasi positif ada penambahan tiga kasus, sehingga total 365 kasus. Sementara itu kasus meninggal tetap tiga. 

“Kasus sembuh berasal dari Kutai Kartanegara 5, Bontang 4, Balikpapan 1 dan Samarinda 5. Untuk konfirmasi positif 2 dari Balikpapan dan 1 dari Kutai Barat,” ungkap Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Provinsi Kaltim H Andi Muhammad Ishak ketika jumpa pers melalui virtual zoom cloud di Samarinda,  Kamis (11/6).

Mekipun makin banyak pasien sembuh, namun Satgas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Provinsi Kaltim tak henti-hentinya mengingatkan bagaimana sikap masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam rangka menuju kehidupan normal yang sebelumnya diawali relaksasi pra kehidupan normal. 

Untuk menuju arah tersebut, diperlukan adanya dukungan kepatuhan dari masyarakat. Misalnya dengan selalu mengikuti anjuran pemerintah maupun protokol kesehatan.  Yakni selalu  menggunakan masker ketika keluar rumah.  Melaksanakan prilaku hidup bersih dan sehat.  Rutin mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak dengan siapa pun ketika beraktifitas. 

"Karena kita tidak ingin tertular.  Maka,  secara pribadi kita mengkarantina diri sendiri.  Salah satunya melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi diperlukan adanya kepatuhan masyarakat ketika di masa pra kehidupan normal," kata Andi. 

Menurunya, langkah itu diperlukan mengingat kasus konfirmasi positif Covid masih terjadi dan diharapkan masyarakat tidak tertular ketika beraktifitas. 

Bahkan penggunaan masker dinilai sangat penting.  Karena, siapa saja tidak mengetahui apakah orang yang berinteraksi telah terkontaminasi virus tersebut. 

"Jadi, apabila kita ingin kembali pada kehidupan normal. Maka, patuhilah protokol kesehatan. Karena itu, perlu kehati-hatian bagi kita dalam beraktifitas," tegasnya. (jay/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait