Kembangkan Tanaman Karet di Lahan Kritis

SAMARINDA - Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim tengah mengoptimalkan penggunaan lahan kritis untuk pengembangan tanaman perkebunan.

Melalui dana APBD tahun ini Disbun mengembangkan komoditi karet di lahan kritis di Kabupaten Kutai Kartanegara seluas 300 hektar.

Menurut Kepala Disbun Kaltim Hj Etnawati, pengembangan tanaman perkebunan tidak terlalu memerlukan lahan yang spesifik.

“Kami akan memacu pembangunan perkebunan di lahan kritis yang berada dalam kawasan budidaya non kehutanan (KBNK),” tuturnya.

Tanaman perkebunan khususnya komoditi karet sangat prospektif dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan di berbagai daerah baik kabupaten maupun kota.

Dia menyebutkan pengembangan tanaman karet yang memanfaatkan lahan kritis seluas 300 ha di Kecamatan Loa Kulu dan Muara Badak.

”Diharapkan dapat memanfaatkan lahan krisis yang potensial untuk pengembangan usaha perkebunan dan tentunya pemberdayaan masyarakat petani dengan memperluas lapangan kerja berbasis ekonomi kerakyatan,” ungkap Etnawati.(yans/humasprov)

Berita Terkait