Kalimantan Timur
Kemenparekraf Gelar Bimtek Profiling Pariwisata dan Ekraf

ist

SAMARINDA - Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata cara Profiling Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Grand Ballroom Crystal I Hotel Mercure, Senin (7/6).  

Bimtek selama dua hari itu digelar di Samarinda dan Kutai Kartanegara (sebagai tempat praktik lapangan) dengan narasumber Rizky Budiarto. Materi terkait fotografi dan videografi. Muhammad Yana (teknik desain), Anastasia Ika (penyusun copy writer), dan Agustua Fajarmon (teknik fotografi 360). 

Direktur Manajemen Investasi diwakili Koordinator Promosi Investasi Pariwisata Kemenparekraf Mugiyanto menyebutkan bimtek diikuti 80 peserta terdiri penggiat videografi, fotografi, media, akademisi, pelaku ekraf, mitra pariwisata dan Dinas Pariwisata kabupaten/kota se-Kaltim.  

“Bimtek ini akan menyediakan dan meningkatkan SDM andal, membantu pemerintah daerah mempersiapkan bahan-bahan promosi investasi pariwisata dan ekonomi kreatif yang menarik serta informatif, sehingga mempermudah investor untuk mengetahui potensi pariwisata daerah secara lebih detail, dan meyakinkan mereka untuk berinvestasi di Kaltim," tutur Mugiyono. 

Sementara Kepala Dispar Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi kepada Kemenparekraf atas terselenggaranya bimtek tersebut.

“Ini merupakan pertama dilaksanakan di Kaltim dan tentunya sangat bermanfaat. Sebab mereka mengenal lebih jauh bagaimana seharusnya cara pembuatan profiling tentang investasi pariwisata," ujarnya. 

Diinformasikan penguatan pada sektor ekraf, ujarnya, Dispar tengah menyusun skema beasiswa bagi pelaku ekraf. Salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Kaltim yaitu Beasiswa Kaltim Tuntas. 

“Dispar bekerjasama dengan Politeknik Negeri Samarinda sedang menggodok skema penerima beasiswa yang dikategorikan berdasarkan jenis-jenis sertifikasi yang dimiliki pelaku ekraf," paparnya.

Ke depan, pelaku ekraf harus mampu bersaing di tingkat lokal maupun internasional. Program ini, diakuinya, wujud perhatian Pemprov bagi pelaku ekraf di Kaltim. 

Dia berpesan bimtek dimanfaatkan peserta sebaik-baiknya, serta menggali informasi sebanyak-banyaknya, sehingga memperbesar ruang kerja masing-masing peserta. 

"Saya berharap bimtek ini membangkitkan pelaku ekraf meski di tengah pandemi," harapnya. (yans/sdn/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait