Kementerian LHK Launching ERPA di Kaltim

Ketua Harian Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Prof Daddy Ruhiyat saat beraudiensi dengan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor di Ruang Rapat Gubernur Kaltim (arief/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) melalui Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi melakukan launching Negosiasi Emission Reductions Payment Agreement (ERPA) di Kaltim.

Hal itu diungkapkan Ketua Harian Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Prof Daddy Ruhiyat saat beraudiensi dengan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Senin (2/9/2019).

Audiensi DDPI guna menyampaikan laporan pelaksanaan sosialisasi penurunan emisi karbon di Kaltim. Daddy menyebutkan sosialisasi telah dilaksanakan dalam empat region.

"Region Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Region Kutai Kartanegara dan Kutai Timur. Region Berau serta Region Paser, Penajam Paser Utara dan Balikpapan," sebutnya.

Selain itu, segera dilaksanakan launching Negosiasi Emission Reductions Payment Agreement (ERPA) dalam rangka implementasi program penurunan emisi Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Kaltim.

"Acara launching proses negosiasi ERPA pada 9-13 September diadakan World Bank Joint Mission di Samarinda," ujar Daddy.

Terhadap rencana tersebut, Gubernur Isran Noor menyambut baik dan memberikan ijin penggunaan ruang di Kantor Gubernur Kaltim untuk kegiatannya.

"Kita sambut baik dan tolong berikan laporan data yang lengkap serta berkala," ujar orang nomor satu Benua Etam ini.

Hadir mendamping Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Biro Ekonomi Kaltim H Nazrin serta pejabat Bappeda Kaltim.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait