Kenaikan Pangkat Selesai Lebih Cepat

* Dihadiri Kepala BKN, Diserahkan Rabu di Lamin Etam


SAMARINDA – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim terus melanjutkan kreatifitas,  semangat dan inovasi dalam upaya mempercepat perwujudan reformasi birokrasi bidang kepegawaian. Setelah berhasil membuka akses bagi promosi terbuka jabatan eselon lowong di lingkungan Pemprov Kaltim yang saat ini masih terus berproses, BKD juga telah berhasil melakukan proses Kenaikan Pangkat Periode April 2013, bahkan dua bulan lebih cepat dari waktu yang ditentukan.


“Hal Ini merupakan bukti nyata dari semangat perubahan yang telah kami lakukan. Setiap pegawai negeri sipil atau PNS, harus kembali kepada mindset atau pola pikir yang benar,  bahwa PNS harus melayani dan bukan dilayani. Buktinya, dengan perubahan tersebut,  kita mampu menyelesaikan proses kenaikan pangkat ini lebih cepat,” kata Kepala BKD Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Ahad (17/2).


Robby mengungkapkan, Rabu (20/2)  mendatang, sebanyak 937 PNS akan menerima kenaikan pangkat Per April 2013. Penyerahan kenaikan pangkat tersebut akan dilakukan di Lamin Etam, dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Eko Sutrisno dan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. Jumlah itu terdiri dari 622 PNS di lingkungan Pemprov Kaltim dan 315 PNS di kabupaten dan kota. Kenaikan pangkat merupakan penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian PNS terhadap Negara.


  Kehadiran Kepala BKN dalam penyerahan kenaikan pangkat tersebut menurut Robby, bukan sekadar untuk menghadiri kegiatan seremonial.  Namun lebih penting dari itu lanjut Robby, kehadiran Kepala BKN merupakan bentuk apresiasi terhadap sukses Kaltim menjadi yang tercepat dalam proses kenaikan pangkat Per April 2013 dibanding provinsi lain di seluruh  Indonesia.


Robby menambahkan, tidak sekadar hadir dalam penyerahan kenaikan pangkat itu, Kepala BKN Eko Sutrisno juga akan menyampaikan hal-hal penting terkait kebijakan kepegawaian dan reformasi birokrasi.

 
“Hal-hal penting itu diantaranya menyangkut perbaikan dan percepatan pelayanan manajemen kepegawaian. Dan Kaltim adalah provinsi yang telah menunjukkan komitmen kuat untuk itu,” ungkap mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim itu.


Acara tersebut juga akan dihadiri Deputi Pengadaan Kepangkatan dan Mutasi (Datkasi), Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin.

Gubernur Awang Faroek juga mengundang seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi, seluruh Sekretaris dan Asisten Administrasi serta Kepala BKD Kabupaten/Kota se-Kaltim.  


“Pada kesempatan itu, Kaltim juga akan dipercaya menjadi prototype model pengadaan CPNS dengan instrument CAT (computer assisted test) secara nasional,” beber Robby. (sul/hmsprov)

//Foto: Yadi Robyan Noor


 

Berita Terkait