Kesehatan Jamaah Haji Tetap Dipantau

Antisipasi Virus Mers Corona dan Ebola

BALIKPAPAN-Mencegah adanya virus Mers Corona dan Ebola dari Timur Tengah, panitia kedatangan jamaah haji terus meningkatkan pengawasan kesehatan kepada masing-masing jamaah yang tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, 13-30 Oktober 2014.

Penegasan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim H Saifi ketika menerima kedatangan jamaah haji Kloter I Embarkasi Balikpapan. Pemeriksaan akan dilakukan jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim untuk mendeteksi keberadaan virus mematikan tersebut. 

“Kita berharap jamaah haji yang masih berada di tanah suci dapat menjaga kesehatan. Karena jamaah akan melalui masa kelelahan yang akan semakin meningkat. Tim kesehatan akan meningkatkan intensitas pengawasan demi menjaga kesehatan jamaah hingga proses kedatangan berakhir. Bahkan, ketika tiba di Balikpapan setiap jamaah akan diperiksa untuk pengawasan kesehatan mereka,” kata Saifi di Asrama Haji Balikpapan, Senin (13/10). 

Langkah ini ditempuh untuk mencegah dan mendeteksi kemungkinan terjadinya penularan penyakit virus Mers Corona dan Ebola. Jadi, tim Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan secara umum setiap jamaah yang tiba di Balikpapan.

“Di Embarkasi Balikpapan mereka akan diperiksa oleh tim kesehatan dengan alat khusus. Jika ada yang terdeteksi, maka akan dikarantina secara intensif untuk dilakukan pengobatan dan perawatan serta dirujuk ke rumah sakit yang telah ditentukan panitia haji,” jelasnya.

Selain itu, setiap jamaah haji wajib memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat dalam 21 hari sesudah tiba di tanah air atau di daerah dengan membawa buku kesehatan haji. (jay/sul/hmsprov)

 

////Foto : Kedatangan jamaah haji Kloter I Embarkasi Balikpapan disambut Wagub Mukmin Faisyal Kesehatan jamaah akan terus dipantau. (syaiful/humasprov)

 

Berita Terkait