Ketersediaan Ruang Kunjung Ramah Anak

BPPKB Advokasi Lapas Kabupan/Kota

SAMARINDA – Dalam dua terakhir, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kaltim melakukan advokasi sekaligus motivasi bagi pengelola Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kabupaten/kota untuk penyediaan Ruang Kunjung Ramah Anak (RKRA).
“Selama dua tahun ini kami intensif melakukan kegiatan advokasi bagi Lapas-Lapas di kabupaten/kota se-Kaltim agar menyediakan RKRA. Kegiatan ini sudah mulai menunjukkan hasil,  terbukti Lapas Kelas IIA Samarinda telah menyediakan RKRA dan telah diresmikan Gubernur Awang Faroek saat memberikan remisi beberapa waktu lalu,” ujar Kepala BPPKB Kaltim Hj Ardiningsih usai berkunjung di Lapas Kelas IIA Samarinda, Senin (30/12).
Menurut dia, keberadaan RKRA ini sangat penting sebagai fasilitas bagi pengunjung yang membawa anak-anak saat datang membesuk anggota keluarga yang sedang menjalani pembinaan di Lapas.
Penyediaan ruang kunjung ramah anak ini ini sangat penting agar saat datang membesuk maupun setelah keluar Lapas, tidak memberikan kesan yang buruk terhadap pola pikir maupun mental anak tentang Lapas.
Ardiningsih mengakui ketersediaan RKRA di setiap Lapas ini tidak terlepas dari kebijakan Kementerian Hukum dan HAM. Dia mengakui memang tidak mudah, sebab tidak semua Lapas memiliki ruangan yang luas atau cukup untuk penyediaan  ruang anak. Tapi itu seharusnya tidak juga menjadi alasan untuk tidak menyiapkan ruang kunjung ramah anak.
Diharapkan, ketersediaan ruang kunjung ramah anak segera terwujud di seluruh Lapas di Kaltim untuk menghindarkan anak-anak melihat orangtua mereka berada dalam jeruji besi sehingga menimbulkan kesan negatif.
“Dalam ruang kunjung tersebut anak-anak yang ikut membesuk di Lapas tidak merasakan atau melihat orangtuanya dalam jeruji besi sebagai penjahat tetapi tetap dalam keadaan santai dan penuh nuansa kekeluargaan,” jelas Ardiningsih. (yans/hmsprov)

///FOTO : Ruang Tunggu Ramah Anak di Lapas Kelas IIA Samarinda.(dok. humasprov kaltim)


 

Berita Terkait