Ketua MA Puji Sikap Rakyat Kaltim

Hormati Penegakan Hukum dan Teguh dalam NKRI


SAMARINDA – Ketua Mahkamah Agung (MA), HM Hatta Ali memberikan pujian kepada Gubernur dan rakyat Kaltim yang selalu mengupayakan proses penegakan hukum sesuai prosedur dan tetap komit menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sikap hormat dan loyal rakyat Kaltim ini pun layak menjadi contoh bagi masyarakat provinsi lain di Indonesia.
“Salut saya kepada gubernur dan rakyat Kalimantan Timur yang benar-benar menghormati proses penegakan hukum. Apapun yang sudah diputuskan lembaga yudikatif, Mahkamah Konstitusi (MK) ternyata diterima dengan lapang dada dan tidak ada reaksi yang berlebihan meski keputusan itu dinilai sangat mengecewakan rakyat Kaltim,” puji Ketua Mahkamah Agung,  HM Hatta Ali pada Silaturahmi Gubernur Kaltim dengan Ketua Mahkamah Agung  di Pendopo Lamin Etam, Rabu (22/5).
Pernyataan ini disampaikan Hatta Ali untuk memberikan apresiasi atas sikap legowo rakyat Kaltim yang gagal dalam proses gugatan  uji materi atau yudicial review terhadap Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara pemerintah pusat dan  daerah di Mahkamah Konstitusi (MK), tahun lalu. Gugatan diajukan rakyat Kaltim karena  merasakan ketidakadilan dalam  porsi bagi hasil  minyak dan gas bumi (migas). Porsi dana bagi hasil  sangat  tidak sebanding dengan hasil bumi yang dikeruk selama puluhan tahun dari bumi Kaltim.
Salut Ketua MA, Hatta Ali karena meski gagal memperoleh putusan sesuai harapan yang lebih adil dalam putusan MK, hal  itu tidak membuat masyarakat Kaltim bereaksi berlebihan dan melakukan hal-hal yang dapat mengakibatkan permasalahan ketertiban dan keamanan baik di daerah terlebih nasional.
Pujian lain juga disampaikan Hatta Ali. Menurutnya, selama menduduki jabatan Ketua MA, dia hanya sedikit menerima surat keluhan dari rakyat Kaltim ikan masyarakat ke Mahkamah Agung dari rakyat Kaltim yang mempersoalkan tentang penegakan hukum yang tidak sehat. “Saya melihat di Kaltim ini aman-aman saja,” puji Hatta Ali lagi.
Menurutnya, kondisi ini tercipta karena adanya komitmen yang kuat dan tinggi dari kepala daerah khususnya Gubernur bersama seluruh jajaran dengan dukungan kabupaten dan kota terhadap upaya penegakan hukum.
“Kondisi keamanan dan kedamaian di daerah ini tidak terlepas dari tekad yang kuat dari kepala daerah bersama rakyatnya, sehingga kondisi daerah yang kondusif tetap terpelihara dan ini patut menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Hatta.
Sementara terkait masih tingginya kasus-kasus narkoba di Kaltim, Hatta Ali sependapat agar sebaiknya Gubernur bersama Bupati dan Walikota segera mempersiapkan dan membangun pusat rehabilitasi penanganan narkoba.
“Kejahatan narkoba sering terjadi di kota-kota yang tingkat kesejahteraannya tinggi, sepert Kaltim ini. Karenanya, perlu upaya serius para kepala daerah dan semua pihak terkait.  Mahkamah Agung beserta seluruh jajaran di daerah sangat mendukung atas upaya-upaya penegakan hukum di daerah,” ungkap Hatta Ali.
Hadir dalam silaturahmi tersebut,  Wakil Ketua Mahkamah Agung, Muhammad Saleh beserta seluruh pejabat eselon I di lingkup MA. Dari jajaran Pemprov Kaltim nampak hadir Wakil Gubernur Farid Wadjdy beserta istri dan pimpinan SKPD di lingkup Pemprov Kaltim. (yans/sul/hmsprov).

///Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama Ketua Mahkamah Agung (MA), Dr HM Hatta Ali, usai melakukan silaturahmi dengan jajaran Pemprov Kaltim.(johan/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait