Kalimantan Timur
Kiriman Pertama Bantuan Kaltim ke Kalsel

Foto:riyandi/humaskaltim

SAMARINDA - Tidak kurang 20 taruna tanggap bencana (Tagana) Provinsi Kalimantan Timur meluncur ke Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/2).

 

Bersama puluhan Tagana dititipkan bantuan sembako berupa 1 ton beras,  mie instan 125 dos, minyak goreng 16 dos (200 liter), cornet 8 dos, susu kaleng 8 dos, gula  200 kg, telur  66 piring, serta pakaian, selimut dan APD (masker dan vitamin)

 

Bantuan Pemerintah Provinsi Kaltim melalui penggalanganan dana dan material OPD oleh Dinas Sosial ini dilepas Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim HM Sa'bani dan Kepala Dinas Sosial Agus Hari Kesuma, 

 

Dalam arahannya, Wagub Hadi Mulyadi mengingatkan masyarakat Kaltim untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap suadara-saudara sebangsa dan setanah air yang tertimpa musibah, tidak terkecuali Kalimantan Selatan yang ditimpa musibah banjir.

 

"Ini perjalanan (kiriman) pertama dan luar biasa, karena misi kemanusiaan. Insyaa Allah nanti akan ada lagi dan saya minta Pak Agus (Kepala Dinas Sosial) terus pantau," ucap Wagub Hadi.

 

Wagub juga mengingatkan tim Tagana Kaltim agar selalu menjaga kesehatan dan kekompakkan sesama tim, agar maksimal membantu warga yang tertimpa musibah.

 

"Jangan sampai kalian sakit, ya. Dan, sampaikan salam saya, salam Pemerintah Provinsi Kaltim dan masyarakat disini. Semoga musibah ini cepat berlalu," pinta Hadi.

 

Sementara Kadis Sosial Kaltim HM Agus Hari Kesuma menyebutkan Tim Tagana Kaltim bertugas estimasi 7 hari dan lokasi pendaratan tim sejauhmana tempat yang bisa dijangkau maka tim akan berhenti serta melakukan pelayanan.

 

"Tim kami berangkat didukung armada/kendaraan berupa 1 unit truck dapur umum lapangan, 1 unit truck serba guna, 1 unit mobil rescue double cabin dan 1 unit motor trail TRC serta 2 unit perahu karet," sebutnya.

 

Agus menambahkan bantuan kemanusiaan Kaltim Peduli adalah penanganan pasca bencana. Pelayanan dilakukan menggunakan kendaraan (mobil atau  karet.(yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait