Kalimantan Timur
Kolaborasi 5M Dan 3T

dok.humaskaltim

SAMARINDA - Masih tingginya angka penularan Covid-19 di wilayah Benua Etam, mengisyaratkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan menerapakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. 

 

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Hj Padilah Mante Runa mengungkapkan dengan menjalankan protokol kesehatan, maka masyarakat turut membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. 

 

"Pastikan 5M dilaksanakan. Yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi kerumunan," kata Padilah, Selasa (16/02). 

 

Dengan masyarakat menjalankan 5M, lanjut Padilah, tentunya dikolaborasikan dengan usaha keras pemerintah melakukan 3T (tracing, testing dan treatment) didukung dengan sejumlah kebijakan penegakan disiplin pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19, maka diharapkan penularan Covid-19 di Kaltim bisa ditekan. 

 

"Vaksinasi juga terus dilakukan sebagai upaya meminimalisir penularan Covid-19 ini. Tahap I untuk tenaga kesehatan sudah dilaksanakan dengan capaian 82,14 persen atau di posisi 6 secara nasional. Tahap kedua sudah dilaksanakan dan akan terus dipacu, agar capaian semakin baik," jelas Padilah. 

 

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, per Selasa, 16 Februari 2021, jumlah terkonfirmasi sebanyak 49.586 kasus atau bertambah 322 kasus. Pasien sembuh sebanyak 40.452 kasus (bertambah 224 kasus). Pasien meninggal dunia 1.181 kasus (bertambah 1 kasus) dan pasien masih dirawat 8.223 kasus. Angka kasus per 100 ribu penduduk 1.339,7. Positif rate 22,7 dari kasus yang diperiksa. Kesembuhan 81,1 persen dari terkonfirmasi. Kematian 2,4 persen dari terkonfirmasi. (her/ri/humasprovkaltim).

Berita Terkait