Komitmen Masyarakat Percepat Pengendalian Covid-19

Dok.humaskaltim

SAMARINDA - Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, semakin kuat keinginan dan kemauan masyarakat untuk menjaga dan melindungi dirinya dari terular virus Corona, maka semakin besar pula resiko penularan bisa ditekan.

"Bagimana dukungan dan upaya masyarakat untuk mencegah dirinya tertular Covid-19. Komitmen masyarakat inilah yang mampu mempercepat pengendalian penyebaran virus yang masih masiv ini," kata Andi Muhammad Ishak  saat video conference kondisi terkini Covid-19 di Kaltim, Kamis (2/7).

Menurutnya, sebesar atau sekecil apa pun dalam upaya masyarakat melaksanakan prorokol kesehatan, hal itu sangat berarti bagi pemerintah dan tim gugus tugas menanggulangi penyebaran virus.

Sebab lanjutnya, virus Corona masih benar-benar berada di tengah masyarakat. Faktanya, data yang dinamis orang tanpa gejala dan orang dalam pemantauan serta angka positif Covid menunjukkan penularan masih terjadi.

"Tentunya, kondisi-kondisi ini pengingat kita agar tidak terburu-buru merasa pantas new normal. Walaupun angka sembuh juga naik sebagai penumbuh asa, tapi perlu adaptasi dan merubah prilaku lama ke kebiasaan baru karena berdampingan dengan corona," ungkap Andi Ishak.

Update Covid-19 Kaltim per 2 Juli 2020, orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 100 kasus (total 12.593 kasus), selesai pemantauan 65 kasus (total 12.020 kasus) dan menunggu proses 573 kasus. OTG bertambah 151 kasus (total 2.889 kasus)

Distribusi kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium berdasarkan ODP, OTG dan pasien dalam pengawasan (PDP) di kabupaten dan kota hingga 2 Juli 2020 sebanyak 3.920  kasus.

Untuk PDP terkonfirmasi positif bertambah enam kasus (total 531 kasus), negatif terkonfirmasi 32  kasus (total 3.092 kasus), propable satu kasus dan menunggu proses 295 kasus. Sembuh tambah 14 kasus (total 414 kasus), dirawat 110 kasus dan meninggal tetap 7 kasus. (yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait