Komitmen Pemprov Untuk Pemerataan Pembangunan

**Dukung Pembangunan di DOB Kaltara dan Mahulu

SAMARINDA-Kalimantan Utara (Kaltara) akan diresmikan pada 18 April 2013. Terkait dengan hal tersebut  dari aspek penganggaran, sesuai dengan peraturan yang berlaku Pemprov Kaltim dalam dua tahun ke depan berkomitmen untuk membantu Kaltara sebesar Rp250 miliar untuk operasional dan Rp50 miliar untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada).   

"Demikian pula program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD termasuk program multiyears (bandara dan jalan perbatasan) akan tetap dilanjutkan," kata Gubernur Awang Faroek Ishak, belum lama ini.

Disebutkan, dalam waktu segera Pemprov  juga akan menyelesaikan penyerahan asset bergerak dan tidak bergerak senilai Rp1,135 triliun termasuk 711 personil Pemprov Kaltim yang berada di wilayah Kaltara.  

Pemprov Kaltim juga akan memfasilitasi dan melakukan penegasan batas wilayah antara Kabupaten Berau – Bulungan (371 km), Kabupaten  Malianu – Kutai Barat  sepanjang 175,9 km, Kabupaten Kutai Kartanegara  –  Malinau 95,8 km.

"Sebagai provinsi induk, Pemprov masih bertanggung jawab pada aspek pembinaan dan fasilitasi antar kabupaten/kota di Daerah Otonomi Baru (DOB) Kaltara," sebutnya.  

Sementara itu, untuk kabupaten baru Mahakam Ulu selama dua tahun, Pemprov Kaltim akan memberikan hibah sebesar Rp153 milyar untuk operasional, Rp146 milyar untuk pembangunan sarana perkantoran dan Rp6 milyar untuk Pilkada. Pemprov juga akan memfasilitasi tata batas antara kabupaten induk Kutai Barat dan Mahakam Ulu. (her/hmsprov).

///Foto : Meski resmi akan menjadi provinsi sendiri, Gubernur Awang Faroek komit  untuk membantu percepatan pembangunan masyarakat di Kalimantan Utara (Kaltara). Nampak saat Gubernur Awang Faroek melakukan kunjungan kerja ke kawasan utara, tahun lalu.(dok/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait
Government Public Relation