Konsumsi Ikan di Atas Nasional

Konsumsi Ikan di Atas Nasional

SAMARINDA-Konsumsi ikan masyarakat Kaltim saat ini sudah melebihi batas yang dianjurkan secara nasional yakni 36 kg pertahun per orang. Konsumsi ikan masyarakat Kaltim kini sudah mencapai 56 kg perorang per tahun. 

"Konsumsi ikan di Kaltim sudah diatas batas nasional. Pada 2013 mencapai 56 kg perorang per tahun. Ini menandakan konsumsi ikan di Kaltim sudah mencapai swasembada," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, Iwan Mulyana, Senin (10/2).

Sedangkan jumlah produksi ikan di Kaltim dan Kaltara  pada 2013 mencapai  340 ribu ton terdiri dari perikanan tangkap sebesar 142.000 ton dan perikanan budidaya 198.000 ton. Produksi ikan Kaltim untuk jenis udang windu bahkan diekspor ke Jepang (pasar terbesar), negara-negara Uni Eropa seperti, Prancis, Jerman, Amerika Serikat, serta sejumlah negara di Asia dengan jumlah produk  mencapai  12.500 ton pada 2013 atau senilai 122,7 juta US dollar.

Selanjutnya untuk program 500 ribu keramba yang beberapa tahun lalu dicanangkan gubernur, pun telah ditindaklanjuti dengan budi daya  rumput laut dan budidaya ikan keramba. Budidaya keramba paling berpotensi dikembangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara  dan Kutai Barat dengan jenis yang potensi ditanam ikan patin, ikan mas.

Budidaya keramba ini sangat baik dikembangkan di daerah-daerah sungai, danau dan rawa, termasuk di perairan laut.Potensi lainnya adalah budi daya rumput laut di Kutai Timur, Nunukan dan Tarakan.

"Sebagai produsen, Kaltim mampu menjual produk rumput laut ke Surabaya dan Sulawesi dalam jumlah ratusan ton. 2013 produksi rumput laut mencapai 112 ribu ton," ungkapnya.

Iwan Mulyana juga menjelaskan, ke depan perlu penyiapan mesin-mesin pendukung untuk mengolah rumput laut sehingga tidak dijual dalam bentuk produk mentah, sehingga secara langsung akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat pembudidaya. (tyo/hmsprov)

Berita Terkait