Konsumsi Ikan Kaltim Lampaui Standar Nasional

 

SAMARINDA - Hasil perikanan Kaltim terus mengalami peningkatan tiga tahun terakhir. Tahun 2013 sebanyak 340 ribu ton, 2014 naik menjadi 441 ribu ton  dan 2015  kembali naik  menjadi 480 ribu ton. Peningkatan tersebut juga berimbas kepada peningkatan  konsumsi ikan masyarakat Kaltim  yang sudah melampaui terget nasional.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim H Nur Sigit mengatakan peningkatan hasil tangkap perikanan Kaltim ini juga dibarengi peningkatan  konsumsi ikan masyarakat Kaltim  melalui gerakan makan ikan (Gemar Ikan) yang telah melampaui standar nasional mencapai 46 kilogram perkapita pertahun (2015). Sementara konsumsi nasional hanya 37 kilogram perkapita pertahun.

"Sementara target kita 2016 ini bisa melampaui target 2015 lalu. Oleh karena itu kita terus  mensosialisasikan dan  memasyarakatkan Gemar Ikan," kata Nur Sigit.  

Lebih lanjut Nur Sigit mengatakan produksi perikanan Kaltim harus mengarah pada pemasaran antarpulau dan ekspor sebab kebutuhan di daerah sudah terpenuhi. Selain itu, pihaknya telah menetapkan lima komoditas unggulan yakni udang windu, rumput laut, ikan kerapu dan patin serta ikan  nila. Karenanya, para petani (nelayan) lebih intensif mengembangkan lima komoditas unggulan tersebut.

Termasuk dua komoditas spesifik berupa udang galah dan betutu serta komoditas strategis yaitu ikan asin. Pengembangan komoditas-komoditas tersebut sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Menurut Nur Sigit Pemprov telah melakukan berbagai kebijakan untuk mendukung pengembangan kegiatan kelautan dan perikanan. Baik perikanan tangkap maupun budidaya sesuai dengan potensi dan keunggulan masing-masing daerah.

"Potensi perikanan di kawasan laut dan pesisir serta sungai di Kaltim sangat besar. Pemprov terus memberikan dukungan atas pengembangan subsektor kelautan dan perikanan baik untuk budidaya maupun tangkap," jelas Nur Sigit. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait