Konsumsi Ikan Masyarakat Kaltim Tinggi

Konsumsi Ikan Masyarakat Kaltim Tinggi

 

SAMARINDA – Konsumsi ikan masyarakat Kaltim cukup tinggi bahkan telah melebihi standar nasional. Terhitung tidak kurang 58 kilogram (kg) perorang pertahun jika dibanding standar nasional hanya sekitar 36 kilogram perorang pertahun.

“Konsumsi ikan masyarakat kita tinggi dan melebihi standar nasional. Saat ini sudah mencapai 58 kg per orang per tahun sementara nasional rata-rata hanya 36,31 kg per orang per tahun,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, H Iwan Mulyana, Senin (22/12).

Kondisi ini menurut Iwan, tidak terlepas dengan semakin meningkatnya produksi kelautan dan perikanan Kaltim juga peningkatan daya beli yang diiringi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pengembangan dan pembangunan di subsektor kelautan dan perikanan masuk dalam program prioritas pembangunan daerah khususnya termuat dalam program pengembangan pertanian dalam arti luas.

Program dan kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah terutama masa kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak guna meningkatkan pendapoatan dan kesejahteraan masyarakat.

Terutama salah satu upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran dengan terciptanya peluang usaha dan kesempatan kerja di subsektor yang sangat potensial dikembangkan di Kaltim.

“Potensi kelautan dan perikanan Kaltim sangat besar untuk terus dikembangkan. Misalnya perikanan tangkap maupun budidaya yang didukung dengan keunggulan kewilayahan yang merata tersebar di seluruh kawasan kabupaten dan kota,” jelas Iwan.

Saat ini lanjut  Iwan, pihaknya terus mendorong pengembangan lima komoditas unggulan kelautan dan perikanan Kaltim yakni udang windu, ikan kerapu, patin dan nila serta rumput laut.

Iwan menyebutkan selain lima komoditas unggulan kelautan dan perikanan yang dikembangkan juga terdapat dua komoditas spesifik lainnya seperti udang galah dan ikan betutu serta komoditas strategis berupa ikan asin.

“Produksi kelautan dan perikanan Kaltim sangat besar. Sehingga, kebijakan Presiden Joko Widodo dalam pengembangan kemaritiman menjadi peluang bagi kita untuk lebih mengembangkan kegiatan kelautan dan perikanan di daerah,” ungkap Iwan Mulyana. (yans/sul/es/hmsprov).

 

///FOTO : Gubernur Awang Faroek Ishak bersama Wakil Gubernur Mukmin Faisyal panen ikan Patin hasil budidaya.(dok humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation