Korpri Dapat Sosialisasi tentang Jantung Koroner
SAMARINDA – Hati-hati dan waspada terhadap penyakit jantung koroner. Penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia ini bisa menyerang siapa saja. Penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit kardiovaskular yang menyerang jantung dan pembuluh darah. 
Hal tersebut dikemukakan ahli/spesialis jantung RSUD AW Sjahhranie Samarinda dr Djoen Herdianto di hadapan anggota dan pengurus Korpri Kaltim pada sosialisasi ancaman bahaya panyakit jantung koroner dan paru-paru di Aula Gedung Korpri Kaltim, Selasa (24/9).
Bahkan lanjutnya, penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Persentase kematian akibat penyakit kardiovaskular untuk penyakit jantung koroner adalah 53 persen.
Serangan jantung merupakan suatu keadaan yang bersifat mengancam jiwa. Jika terlambat ditanggulangi, besar kemungkinan penderita akan mengalami kematian. Serangan jantung merupakan keadaan saat otot jantung mengalami kerusakan atau kematian. 
“Hal ini dapat disebabkan terhentinya suplai darah yang membawa oksigen. Karenanya, penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang bisa mengurangi kualitas hidup seseorang,” ujar Djoen Herdianto.
Sementara itu Sekretaris Korpri Kaltim Syarifuddin mengharapkan agar para anggota Korpri selaku PNS di lingkup pemerintah selalu berupaya meningkatkan kebugaran jasmani dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat sehingga terpelihara kesehatannya dan terhindar dari serangan penyakit jantung.
“Anggota Korpri harus selalu memelihara kebugaran jasmani dan menjaga badan tetap sehat serta mengonsumsi makanan berkualitas, sehingga mampu berproduktivitas dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” harap Syarifuddin.
Sosialisasi ancaman bahaya penyakit jantung koroner dan paru-paru bagi anggota Korpri dan keluarga diikuti 100 peserta menghadirkan nara sumber specialis penyakit paru dan jantung dari Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Samarinda Emil Bachtiar Moerad dan Djoen Herdianto. (yans/hmsprov)
 
///Foto: MEMATIKAN. Spesialis Jantung RSUD AW Sjahranie Samarinda dr Djoen Hardianto saat menyampaikan materi bahaya penyakit jantung koroner pada sosialisasi bahaya penyakit jantung koroner dan paru-paru.(masdiansyah/humasprov kaltim)
 

 

Berita Terkait