Korpri Unit Setda Gelar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

HM Yadi Robyan Noor memberi sambutan pada ceramah agama di lingkungan Korpri Setdaprov Kaltim yang dirangkai dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1439 Hijriah. (syaiful/humasprov kaltim)

 

SAMARINDA - Sudah menjadi agenda rutin, setiap hari Jumat akhir bulan, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Unit  Setdaprov Kaltim menyelenggarakan ceramah agama dengan maksud  mempererat tali silaturahim antarsesama pegawai juga untuk    peningkatan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

 

Untuk bulan November ini, bertepapan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, maka ceramah agama tersebut dirangkai dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1439 Hijriah. Secara resmi acara ini dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah HM Yadi Robyan Noor di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (24/11). Penceramah yang dihadirkan Ustadz H Ahmad Nouval Al-Anshor (pimpinan majelis taqlim Al-Tazla Rantau (Kalsel).

 

Yadi Robyan Noor memberikan apresiasi kepada anggota Korpri unit Setdaprov  yang hadir mendengarkan ceramah agama yang  jumlahnya selalu bertambah. Menurutnya hal ini menjadi indikasi yang bagus terkait  kesadaran masing-masing pegawai untuk membekali diri dengan pengetahuan agama. Apalagi ceramah kali ini dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1439 H. 

 

"Ini penting bagi  pegawai yang bisa  menyempatkan waktu untuk mendengarkan siraman rohani. Kita sudah sibuk setiap hari dengan urusan duniawi, urusan pekerjaan, maka Korpri Unit Setdaprov Kaltim selalu berusaha agar para pegawai ada keseimbangan dunia dan akhirat dengan selalu meningkatkan keimanan kepada Allah SWT," kata Roby, sapaan akrabnya.

 

Dikatakan peringatan maulid ini sangat penting artinya untuk merajut tali silaturrahmi yang lebih kuat, sekaligus menanamkan rasa kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang sepatutnya menjadi contoh dan teladan dalam menjalani kehidupan ini. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan  sebagai bentuk mengenang atau mengingat kembali sejarah diutusnya Nabi Muhammad sebagai rahmatal lil alamin. "Tujuan diperingatinya Maulid Nabi SAW ini adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad, mengenang jasa beliau saat menyampaikan ajaran Islam kepada kita semua," kata Roby.

 

Sementara Ustadz H Ahmad Nouval Al-Anshor mengajak umat  Islam untuk selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan mengerjakan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.  (mar/sul/humasprov)  

 

Berita Terkait
Government Public Relation