KPID Kaltim Imbau Lembaga Penyiaran Kaltim Ikut Anugerah KPI 2015

KPID Kaltim Imbau Lembaga Penyiaran Kaltim Ikut Anugerah KPI 2015

 

SAMARINDA -  Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim mengajak seluruh lembaga penyiaran di daerah ini berpartisipasi dalam lomba Anugerah KPI 2015 yang untuk kategori peduli perbatasan yang dijadwalkan  pada akhir November.

 “Ini kesempatan bagi lembaga penyiaran di Kaltim turut serta sekaligus membuktikan bahwa Kaltim juga memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dalam hal penyajian siaran berkualitas, sehat dan menarik minat publik. Apalagi, Kaltim berbatasan dengan Malaysia.” kata Anggota KPID Kaltim, Akbar Ciptanto, di Samarinda, Rabu (7/10).

Menurut akbar, Lembaga Penyiaran Publik dan Swasta (LPPS) baik televisi dan radio di Kaltim tentu pernah menyajikan siaran ke publik mengenai wilayah perbatasan berupa potensi potensi yang dimiliki maupun segala permasalahan di perbatasan, karena Kaltim merupakan wilayah yang berbatasan dengan Malaysia.

 “Anugerah KPI 2015 ini merupakan bentuk apresiasi KPI Pusat atas kerja keras lembaga penyiaran untuk menyuguhkan siaran wilayah perbatasan yang menarik, sehat dan berkualitas. Karena itu, kami meminta kepada seluruh lembaga penyiaran untuk segera mengirim rekaman  tentang program siaran perbatasan yang terbaik dan dibuat pada periode . 21 Januari hingga 15 September,” katanya.

 Akbar menambahkan, pengiriman rekaman program siaran diharapkan disertai dengan keterangan nama televisi atau radio, judul program, tanggal dan waktu siaran serta deskripsi mengenai program siaran tersebut. Pengiriman paling lambat 10 oktober mendatang. Nantinya, KPID Kaltim akan memilih program yang akan dikirim ke KPI Pusat untuk dilombakan,” katanya.

 Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak telah mengamanatkan agar insan penyiaran dapat mewujudkan dunia penyiaran yang mampu membentuk watak dan jati diri bangsa. Karena itu, program siaran sudah sepantasnya diarahkan untuk memiliki karakter kebangsaan dan kearifan lokal. (rus/sul/es/hmsprov).

Berita Terkait
Government Public Relation