Kreatif, Jangan Merasa Terzholimi


SAMARINDA - Masa pandemi Covid-19 diharapkan tidak menjadi alasan untuk masyarakat terutama pelaku usaha kecil menengah (UKM) maupun Koperasi untuk tidak meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Sebaliknya, kondisi wabah ini menjadi motivasi bagi siapa saja terutama pelaku usaha untuk kreatif. Jangan merasa terzholimi dengan keadaan saat ini.

 

 

"Kita harus lihat kanan kiri, atas dan bawah. Jangan merasa terzholimi. Karena, pandemi ini bukan hanya warga Kaltim saja yang menerima dampaknya, tetapi seluruh Indonesia bahkan dunia," kata Gubernur Kaltim H Isran Noor ketika membuka pelatihan KUMKM eksis dan mampu beradaptasi pada masa pandemi dan new normal Covid-19, dalam rangka mendukung pekan pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan di Provinsi Kaltim, di Samarinda, Selasa (13/10).

 

 

Karena itu, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka diperlukan kreativitas dengan mengikuti pelatihan yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama Disperindagkop dan UMKM Kaltim.

 

 

Masyarakat saat ini harus mampu beradaptasi dengan kondisi. Bahkan, ketika pandemi berakhir pun tetap bisa beradaptasi. Khususnya, mampu meningkatkan kapasitas dalam mengembangkan koperasi dan usaha yang dimiliki.

"Kita tidak boleh putus asa dan lemah. Pelaku usaha harus semakin maju, khususnya UKM dan Koperasi. Sehingga bersama-sama bisa meningkatkan kesejahteraan," jelas Isran. (jay/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait