Kukar PMDN Terbesar, Kutim Terbesar PMA

Gubernur Awang Faroek saat menerima kunjungan investor dari negeri Sakura, Jepang, beberapa waktu lalu. (dok/humasprov kaltim)

 

SAMARINDA - Investasi pada triwulan III paling besar terdapat di Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai Rp2,08 triliun atau 60,14 persen dari keseluruhan realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN). Besaran nilai investasi per wilayah pada triwulan III tahun ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Diddy Rusdiansyah, Kamis (24/11).

 

Posisi investasi berikutnya disusul Kabupaten Kutai Barat di posisi kedua dengan nilai investasi sebesar Rp 0,73 triliun atau 20,95 persen. Kemudian Kabupaten Kutai Timur dengan nilai investasi sebesar Rp 0,52 triliun atau 14,87 persen. "Kabupaten Penajam Paser Utara dan Samarinda juga mencatatkan nilai realisasi investasi cukup tinggi," sebut Diddy.

 

Sementara itu investasi penanaman modal asing (PMA) tertinggi terjadi di Kabupaten Kutai Timur dengan kontribusi paling siginifikan dengan nilai US$ 147,53, juta setara Rp1,98 triliun atau 66,29 persen dari total realisasi PMA yang terdiri atas 19 proyek PMA. Kemudian disusul Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar US$ 27,49 juta setara  Rp0,37 triliun atau 12,35 persen yang terdiri atas 25 proyek. "Selanjutnya Kabupaten Paser sebesar US$ 24,88 juta, setara Rp 0,33 triliun atau 0,11 persen," sebut Diddy.

 

Dia menyebutkan total realisasi investasi sampai triwulan III tahun  ini sebesar Rp22,88 triliun terdiri PMA sebesar Rp12,92 triliun dan PMDN mencapai Rp9,96 triliun Sedangkan realisasi investasi khususnya di  triwulan III mencapai angka Rp 6,45 triliun terdiri  PMA sebesar Rp2,98 triliun dan PMDN mencapai Rp3,47 triliun. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation